KUA-PPAS Kota Ternate 2024 Dirancang Rp1,42 Triliun

Foto bersama Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman (kanan) dan Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy (kiri) usai penyerahan dokumen perencanaan KUA-PPAS 2024.

TERNATE-pm.com, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menyampaikan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2024 pada Senin, (24/7/2023).

Penyampaian KUA-PPAS tahun anggaran 2024 tersebut melalui rapat paripurna ke-6 masa persidangan ke-II tahun sidang 2023 yang dilangsungkan di ruang Paripurna DPRD Kota Ternate.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailusy saat memimpin rapat paripurna menyampaikan, penyampaian KUA-PPAS APBD Kota Ternate tahun anggaran 2024 sesuai dengan amanat pasal 90 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019.

Kata dia, pada pasal tersebut dijelaskan bahwa kepala daerah menyampaikan rancangan KUA dan rancangan PPAS kepada DPRD paling lambat minggu kedua, bulan Juli untuk dibahas dan disepakati bersama.

Sementara substansi dari KUA PPAS APBD, telah diatur dalam peraturan sebagaimana telah disebutkan diatas, pada pasal 89, ayat 3 dan 4, sekurang-kurangnya memuat kondisi ekonomi makro daerah kebijakan yang terkait dengan pendapatan daerah, belanja daerah, pembiayaan daerah, dan strategi pencapaiannya.

"Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) adalah untuk menentukan skala prioritas pembangunan daerah, menentukan prioritas program dan kegiatan untuk masing-masing urusan yang disinkronkan dengan prioritas dan program nasional yang tercantum dalam rencana kerja Pemerintah Pusat, menyusun capaian kinerja, sasaran, dan plafon anggaran sementara untuk masing-masing program dan kegiatan," katanya.

Sehingga, DPRD berharap agar KUA PPAS yang akan disampaikan, dapat dijadikan rujukan dalam penyusunan rancangan APBD 2024, guna menjawab berbagai permasalahan pembangunan Kota Ternate di Tahun 2024 nanti.

"Kemudian di tahun anggaran 2024 nanti, akan diadakan pesta demokrasi yang dilakukan secara nasional dan serentak yaitu pemilihan umum, yang membebani APBD tahun 2024. Untuk itu perlu dimasukan dalam KUA-PPAS tahun 2024, untuk dibahas lebih lanjut," tambahnya.

Sementara, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam pidatonya menyampaikan, dalam menyusun APBD tahun anggaran 2024, secara terpadu dan terintegrasi untuk seluruh jenis belanja harus didasari prinsip penerapan efisiensi dalam alokasi dana yang selaras dengan penyusunan anggaran yang berorientasi kepada kinerja dan prestasi kerja.

Lebih jelasnya, lanjut Tauhid, struktur anggaran yang diajukan adalah menyangkut, Pendapatan daerah, Belanja daerah dan Pembiayaan daerah.

"Sehingga dalam rancangan kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2024 ini dirancang sebesar Rp1.042.294.671.977 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp156.280.657.860, pendapatan transfer sebesar Rp879.754.711.517 dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah

sebesar Rp. 6.259.302.600,"kata Tauhid.

Kemudian, dengan mengacu pada kondisi objektif, tuntutan kebutuhan riil serta dinamika dan perkembangan selama beberapa bulan terakhir ini, maka kondisi umum belanja daerah yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal dan belanja tidak terduga, sebagaimana tertuang dalam KUA dan PPAS Kota Ternate tahun anggaran 2024 dirancang sebesar Rp1.042.294.671.977,-.

"Dengan rincian, belanja operasi sebesar Rp886.786.003.823, belanja modal, Rp128.008.668.154 dan belanja tak terduga sebesar Rp27.500.000.000 maka total belanja pada KUA-PPAS 2024 sebesar Rp1.042.294.671.977,” ujar Tauhid.

Komentar

Loading...