SOFIFI-pm.com, Kedatangan Direktur SMK Kemendikbudristek ke Maluku Utara dinilai tidak berdampak positif.
Anggota Komis IV DPRD Provinis Maluku Utara, Malik Silia menyatakan, jika hanya menambah daftar masalah pendidikan di daerah, Direktur SMK sebagaiknya tidak perlu datang ke Maluku Utara.
Dasar mengeluarkan pernyataan tersebut, karena menurut Malik kementrian hanya memberikan tugas kepada daerah tanpa dukungan anggaran.
“Lain kali jangan datang kalau hanya menambah masalah. Datang harus menyelasaikan masalah,” tegas politisi PKB saat ditemui di Ternate, Kamis, 27 Juli 2023 malam.
Malik menyampaikan, guru-guru P3K dibebankan daerah. Selain itu, kegiatan di SMK tidak dibackup oleh jejarangin yang difasilitasi kementrian.
Malik juga menyoroti kewenangan Dikbud Malut mengelola pendidikan. Seharusnya gubernur menegaskan kewenangan Dikbud Malut, karena Dikbud lebih memahimi kondisi pendidikan, sehingga tdak diutak-atik SKPD lain.
“Paling tidak ada peraturan gebernur yang menegaskan kewenangan Dikbud mengelola pendidikan,” bebernya.



Tinggalkan Balasan