poskomalut, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, kembali melakukan mutasi dan rotasi kepada sejumlah pejabat di lingkungan Polri hingga Polda jajaran seluruh Indonesia.
Dalam mutasi tersebut, Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, Direskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Edy Wahyu Susilo dan Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah juga dimutasi.
Mutasi ini tertuang dalam tiga surat telegram, diantaranya, Nomor ST/1877/VIII/Kep/2026, ditandatangani Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyyo, dan Nomor ST/1878/VIII/Kep/2026, serta Nomor ST/1879/VIII/Kep/2026, yang ditandatangani AS SDM Brigjen Pol. Hendra Wirawan.
Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri.
Brigjen Pol. Slamet Hariyadi, sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Maluku Utara.
Kombes Pol. Edy Wahyu Susilo, Dirreskrimsus Polda Malut dimutasikan sebagai analisis kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri, dalam rangka Diknangti TA 2026.
Kombes Pol. Reinhard Habonaran Nainggolan, penyidik tindak pidana Madya TK III Bareskrim diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirreskrimsus Polda Maluku Utara.
AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, Kapolres Halmahera Timur diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadir Intelkam Polda Kalimantan Timur.
AKBP Rona Buha Tua Tambunan, Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Halmahera Timur.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, saat dikonfirmasi mengaku, sudah menerima surat telegram dari Kapolri terkait mutasi jabatan.
“Di Polda Maluku Utara yang masuk dalam surat telegram itu, diantaranya Wakapolda, Dirreskrimsus dan Kapolres Halmahera Timur,” akunya, Senin (31/8/2026).
Irjen Arif menyatakan, dengan mutasi ini diharapkan para pejabat baru dapat membawa angin segar dan dapat menyesuaikan situasi di Maluku Utara.
“Saya harap pejabat baru dapat menyesuaikan dengan situasi yang ada di Maluku Utara,” harapnya.



Tinggalkan Balasan