poskomalut.com
baner header

Penghapusan Kerjasama dengan NHM Berpengaruh pada APBD Pemprov Malut

SOFIFI-PM.com, Penghapusan kerjasama antara PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, terkait kontribusi pembangunan daerah (KPD), akan pengaruh pada APBD Pemprov Malut dan akan terjadi defisit.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur Maluku Utara, M. Al Yasin Ali pada wartawan, saat menerima kunjungan pihak PT.NHM, bertempat di kediaman gubernur Maluku Utara, kelurahan Kalumpang, Kota Ternate, Jumat (20/9/2019)

Menurut wagub, sebelum penghapusan KPD, setiap tahun pihak PT NHM setor ke daerah sebanyak 1.1 persen, namun di tahun ini tidak diberlakukan lagi. ”Dulu, kewajiban PT NHM setor ke pemprov 1,1 persen, namun dengan amandemen kontrak karya ini, KPD tidak berlakukan lagi oleh pihak NHM, namun pihak PT NHM memberikan bantuan Rp 7 miliar, namun bantuan ini berlaku satu kali,” katanya.

Wagub juga mengaku,  dengan penghapusan KPD ini, disi lain, Maluku Utara juga diuntungkan dengan adanya perubahan KK PT NHM, mengingat adanya kenaikan royalti yang dinilainya signifikan. “Saya rasa ini menguntungkan, karena tadinya hanya berapa persen, sekarang sudah naik 5 kali lipat, tentu ke daerah juga begitu,”katanya. (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: