Pinjaman Pemprov Malut Rp 500 M Masih Verifikasi Faktual

Drs. Andi Bataralifu

SOFIFI-PM.com, Pinjaman Pemerintah (Pemprov) Maluku Utara (Malut) kepada pihak ketiga Rp 500 miliar sampai saat ini belum cair. Pasalnya, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)  masih melakukan verifikasi faktual melalui dirjen keuangan daerah.

Pj
sekda Andi Bataralifu saat
dikonfirmasi menyampaikan, terkait dengan pinjaman Pemprov sedang masih
berproses nanti ada verifikasi faktual dari dirjen keuangan daerah sebelum
mengeluarkan rekomendasi. "Jadi
nanti prosedurnya itu yang kita coba lengkapi kita bawa ke  PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) nanti SMI
mempelajari dan melakukan verifikasi faktual melihat kemampuan  uang kita,"
ujarnya.

Menurutnya, kalau orang meminjamkan
uang harus yakin bahwa  Pemprov bisa
membayar atau tidak seperti itu. Oleh
karena itulah proses verifikasi faktual dan mempelajari dokumen itu dilakukan
oleh pihak yang meminjamkan nanti. "Tapi
saat ini, prosesnya  kita menunggu proses ferivikasi keuangan
daerah dulu untuk mendapatkan rekomendasi dasar rekomendasi itu kita bawa ke
SMI," ungkapnya. Intinya minimal dari
Kemendagri memastikan,
kesehatan neraca kemampuan keuangan kita 
telah mendapatkan.

Sementara
Kepala BPKAD Bambang Hermawan menyampaikan, 
pinjaman sudah ada persetujuan dari Mendagri. Hanya,
tahapan
- tahapan dari  SMI setelah  persetujuan dari mendagri, dan Menkeu  kemudian pengujian Verifikasi faktual, penyusunan  Dana Insentif Daerah (DID)  dan pelaksanaan sehingga kemungkinan April
atau Mei mulai pencairan pinjaman. "Tapi kegiatannya  sudah sendiri,
tidak
mengganggu kegiatan lain," katanya.

Artinya pinjaman SMI bukan untuk menutup siklus defisit tetapi SMI untuk memacu infrastruktur  khususnya, infrastruktur kesehatan, jalan  dan jembatan. "Ada tiga infrastruktur yang dipacu  jalan jembatan dan kesehatan (kesehatan rumah sakit Sofifi)," jelasnya.(iel/red)

Komentar

Loading...