poskomalut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate hentikan proses penyelidikan dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Ini disampaikan Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Bakry Syahruddin saat dikonfimasi pada Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menyatakan, pihaknya sudah melaksanakan rapat pembahasan terkait kejadian gatal-gatal yang dialami siswa SD Negeri 65 Kota Ternate.

Rapat itu pada 2 Desember 2025 melibatkan sejumlah pihak. Termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) Maluku Utara dan Kota Ternate serta Kepala SPPG dan Kepala Sekolah SD Negeri 65 Kota Ternate.

“Bahwa proses penyelidikan terkait dengan adanya kejadian gatal-gatal di beberapa siswa-siswi SD N 65 Ternate tidak menghambat kegiatan dapur SPPG Kastela dan dari pihak Polres Ternate mempersilahkan untuk dapur tetap melanjutkan proses MBG di SPPG Kastela,” kata Kasat.

Mantan Kapolsek Ternate Selatan itu menyatakan, peristiwa itu sudah masuk Kejadian Luar Biasa (KLB), sehingga respon dari Polres Ternate cepat untuk mengecek dugaan adanya kelalaian atau sabotase.

Ia juga menuturkan, dari BGN Maluku Utara telah menyurat ke dapur SPPG Kastela agar melakukan perbaikan renovasi dapur.

BGN Maluku Utara juga meminta Kepala SPPG Kastela agar mengecek langsung ke penerima manfaat yang menerima makanan.

“Ketika ada keracunan di suatu tempat agar jangan hanya diperiksa dapur SPPG-nya. Namun, diperiksa juga di tempat seperti di sekolah apakah ada tempat cuci tangan atau tidak,” tuturnya.

Menurutnya, penutupan dapur SPPG Kastela dikarenakan sedang ada perbaikan renovasi fasilitas dan sarana prasarana.

Pasalnya, SPPG Kastela merupakan dapur khusus dan satu satunya yang ada di Maluku Utara.

“Perhatikan kembali pengelolaannya dari segi kebersihan. Kebersihan tempatnya, kebersihan alatnya, kebersihan air dalam mencuci dan mengola itu sehingga terhindar dari bakteri,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan, pemeriksaan untuk mengetahui, apakah ini ada unsur kesengajaan atau kelalaian.

“Jadi proses penyelidikan tersebut telah ditutup,” pungkasnya.

Mag Fir
Editor