LABUHA-pm.com, Warga Desa Tomori, Bacan, Halmahera Selatan digegerkan dengan penemuan mayat pria paruh baya di sebuah indekos.
Dari keterangan saksi setempat, sekira pukul 02:00 WIT, Julkifli Murad (37) yang tinggal berhadapan kamar korban mencium bau tak sedap. Bau itu keluar dari kamar korban, Dadang Saputra (52) ditemukan sudah tak bernyawa.
Saksi kemudian menyuruh adiknya, Junaidi Jabar (29) mengetuk pintu korban guna memastikan bau tak sedap tersebut berasal.
Pada saat diketuk pintu kamar kosan milik korban namun, enggan bersuara. Tak lama kemudian, saksi yang penasaran dengan bau busuk langsung membuka pintu kamar yang tak dikunci.
Setelah pintu kamar dibuka, Junaidi sontak dikagetkan dengan kondisi korban tak lagi bernyawa.
Saksi langsung memanggil warga sekitar yang tak lain penghuni indikos Dua Kembar. Sementara, saksi Julkifli bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Halmahera Selatan.
Berselang 10 menit, Personil Polres Halsel yang dipimpin Kasat Reskrim, IPTU Dwi Aryo Wibowo di dampingi tim INAFIS mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Usai melakukan olah TKP jasad korban langsung dibawa tim INAFIS ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha untuk divisum.
Kasat Reskrim Polres Halsel IPTU DWI Aryo Wibowo dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, saat ini penyidik masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.
“Jenazah masih di RSUD, kami menunggu hasil visum,” ujar Kasat Reskrim.
Terpisah, pemilik indikos Dua Kembar, Hajija Yasin (32) dikonfirmasi mengatakan, korban baru lima bulan tinggal menyewa tempatnya. Korban kemudian pindah ke Obi.
“Almarhum memang sudah kos lama, kemudian pindah ke Obi. Itu saja sepengetahuan saya,” singkat Hajija.
Adapun, keterangan warga penguni kosan Dua Kembar, korban asal Bandung, Jawa Barat itu diketahui berprofesi sebagai penjual kacamata keliling.


Tinggalkan Balasan