PT SMI Biking Pusing Pemprov Malut

Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Saifuddin Juba.

SOFIFI-pm.com, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dibuat kelimpungan mencari solusi membayar sisa kontrak PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk pekerjaan proyek jalan dan jambatan.

Pasalnya, pihak PT SMI sebagai penyedia modal tidak mau lagi membayar sisa pekerjaan proyek bernilai Rp48 miliar. Hal ini disebabkan dua paket pekerjaan ruas jalan Matutin Ranga ranga dan jalan jembatan Payahe Dahepodo yang progresnya belum mencapai 100 persen.

Akibatnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara harus menanggung beban pembayaran tersebut ke pihak ketiga.

Informasi ini terungkap dalam rapat kordinasi antara Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (6/1/2023) di Ternate.

Rapat koordinasi antara Komisi III DPRD Malut dan Dinas PUPR Malut di Aula Hotel Grand Majang Ternate.

Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Saifuddin Juba mengatakan, pihaknya sudah membangun koordinasi dengan PT SMI, namun salah satu penyebab sisa pekerjaan tidak dibayar karena pihak ketiga tidak mampu memenuhi syarat yang diminta perusahaan penyedia dana tersebut.

"Sisa dana yang belum terbayarkan diharapkan dibiayai melalui APBD, karena pembiayaan melalui pinjaman PT SMI sudah selesai sejak 30 November 2022," ungkapnya kepada awak media usai rapat bersama Komisi III DPRD Provinsi Malut.

Mantan Kepala BPJB Malut itu menerangkan, syarat yang diminta PT SMI untuk pembayaran pekerjaan sacara kolektif. Untuk itu, diantara rekanan atau pihak ketiga tidak menyelesaikan syarat yang diminta, maka pihak SMI tidak mau membayar.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Malut, Rusihan Jafar mengatakan, rapat koordinasi tersebut harus diskorsing sampai pekan depan sembari memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kaban BPKAD, Inspektorat bersama PUPR untuk penentuan keputusan yang tepat terkait sisa pekerjaan proyek jalan dan jembatan.

"Pihak SMI sudah tidak mau lagi membayar karena ada dua pekerjaan yang belum selesai," tandas Rosihan.

Komentar

Loading...