poskomalut.com
baner header

Revisi RT-RW Halteng Belum Rampung

WEDA-PM.com, Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Halmahera Tengah, belum juga rampung karena masih menunggu hasil kajian konsultan.

Kepala Bappelitbangda Pemkab Halteng, Husen Nurdin mengungkapkan revisi RTRW Halmahera Tengah masih dikerjakan oleh konsultan.

Meski begitu revisi RTW ini sudah hampir rampung karena saat ini sudah mencapai 70 persen. “Revisi RTRW masih dalam proses dikerjakan oleh konsultan dari Surabaya,”kata Husen Nurdin, kemarin.

 Setelah selesai dari konsultan barulah disusun peraturan daerah (Perda), kemudian diserahkan ke DPRD untuk selanjutnya dibahas. Apabila dalam pembahasan bersama DPRD terdapat koreksi akan ada masukan, tapi jika tidak ada koreksi dari DPRD tentu disetujui dan disahkan. “Jadi misalnya kawasan Goa Buki Maruru itu masuk kawasan wisata maka itu tidak bisa dijadikan kawasan pertambangan. Begitu juga dengan kawasan lainnya. Kalau diperuntukan untuk tambang itu jadi kawasan pertambangan,”jelasnya. 

Terkait kawasan pariwisata, mantan Kadis Perindakop Provinsi Maluku Utara itu mengaku sudah menyampaikan ke dinas pariwisata untuk segera mengindentifikasi potensi-potensi pariwisata. Selanjutnya, ditetapkan dalam RTRW bahwa inilah kawasan pariwisata. 

“Begitu juga di Gebe, Patani dan Weda Selatan kawasan-kawasan pariwisata sudah harus diidentifikasi sehingga kawasan ini tidak  peruntukan untuk kawasan lainya,”jelasnya.

Prinsipnya jika sudah kami terima dari konsultan revisi RTRW ini akan kita bicarakan lagi dengan seluruh stakholder.Untuk diketahui revisi rencana tata ruang wilayah Kabupaten Halmahera Tengah menelan anggaran Rp 750 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Halteng tahun 2019.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: