BOBONG-PM.com,  Warga Desa Airbulan, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu akhirnya sudah tidak lagi menuruni medan yang terjal untuk mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan hidup sehari hari.

Kebahagiaan tersebut mereka rasakan setelah Imanuel Tama, selaku Kepala Desa Airbulan mampu mengelola Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan 2 Bak Penampung, sehingga air dapat mengalir kerumah-rumah warganya saat ini.

Kepala Desa Airbulan, Imanuel Tama menyampaikan, pemanfaatan sumber air yang menghubungkan rumah warga itu adalah program Pemberdayaan dari Dana Desa Tahun 2020 yang secara penggunaannya dapat menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Pembangunan Bak dan jaringan air ini adalah program Padat Karya Tunai atau pemberdayaan yang dianggarkan melalui Dana Desa Tahun 2020, inilah hasilnya, jadi selain masyarakat bisa terbantu secara ekonomi karena dikerjakan secara swakelola, pembangunan didesa juga sangat terlihat,” tutur Imanuel Tama.

Sudah puluhan tahun ini, Desa Airbulan yang sebelumnya dimekarkan dari Desa induk yakni Desa Sahu, warga selalu memenuhi kebutuhan air bersih melalui aliran sungai yang mengalir diwilayah desa. Namun untuk menjangkau itu, warga harus siap fisik akibat medan yang terjal sambil memikul jerigen berisi air.

Maka hadirnya sumber air yang mudah saat ini, membuat warga Desa Air bulan sangat merasa lega karena sudah terlepas dari beban yang berat seperti sebelumnya. “Lega! Tidak lagi seperti kemarin, capek baholing air,” sambut Ignasius, Warga Desa Airbulan.

Selain hadirnya sumber air yang mudah diakses seperti saat ini, kebahagiaan warga juga semakin memuncak pasca hadirnya aliran listrik dari ULP PLN Bobong, Kecamatan Taliabu Barat sejak beberapa hari ini. ” Itu baru sekitar 3 rumah yang menyala, karna yang lain itu nanti bersamaan,” terang Imanuel.

“Biar bagaimanapun, kami didesa Air-bulan seperti dilimpahi Kebahagiaan, sudah air bisa masuk, listrik juga kini sudah ada, jadi terlepas dari listrik, kami akan kembali musyawarah untuk membahas apa-apa lagi yang menjadi prioritas pembangunan Desa kedepan,” tutupnya. (deni/red)