poskomalut.com
baner header

Sumber Pendapatan Pemprov Malut Jebol  di Pajak BBM, Kendaraan Tambang

SOFIFI-PM.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut tampaknya belum optimal mengelola sumber pendapatan, terutama pada sumber pendapatan dari pajak  Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Kendaraan di beberapa Perusahaan tambang di Malut, salah satunya PT Adi Daya Tangguh (ADT) di Kabupaten Pulau Taliabu yang tidak pernah membayar pajak kendaraan.

“Dari 105 IUP, hanya 15 IUP yang beroperasi, dari 15 IUP operasi hanya 8 Perusahaan yang menyampaikan data jumlah kendaraan dan jumlah BBM yang digunakannya. Sementara, lainnya tidak menyampaikan dengan alasan IUP menggunakan Perusahaan penanaman modal asing (PMA)  sehingga dari langsung dari pemerintah pusat,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Malut Iskandar Idrus usai melakukan rapat dengan dinas ESDM Malut.

Iskandar mengaku, meskipun menggunakan PMA, namun untuk pajak kendaraan wajib hukumnya harus disetor ke daerah. Sayangnya, hasil konfirmasi dengan pihak Samsat, bahwa PT Adi Daya Tangguh diduga Belum menyetorkan pajak kendaraan daerah. ”PT Adi Daya Tangguh selama ini diduga belum bayar kendaraan bermotor, untuk itu komisi II dalam waktu dekat akan turun advokasi,” katanya.

Selain pajak kendaraan belum bayar, a sumber pendapatan lain dari pajak BBM di perusahaan tambang juga belum di kelola secara baik, sehingga pajaknya belum disetor ke daerah. ”Selama ini pajak BBM hanya pihak Pertamina yang bayar itu pun pajak BBM dari pemakaian dari masyarakat misalnya primiun, sementara BBM yang digunakannya Perusahaan tambang, pajaknya tidak pernah disetor,” ungkapnya.

Politisi Partai Amanat Nasional itu menuturkan dalam waktu dekat akan memanggil kepa Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Aset daerah Malut Bambang Hermawan untuk memastikan Perusahaan mana-mana saja yang tidak pernah bayar bajak kendaraan dan BBM. ”Kami akan panggil kepala Badan Keuangan Bambang Hermawan untuk memastikan Perusahaan mana yang belum setor pajak kendaraan dan BBM,” janjinya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: