poskomalut.com
baner header

Syarat Belum Lengkap, SMI Belum Cairkan Pinjaman Pemprov Malut Rp 500 M

SOFIFI-PM.com, Pinjaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut kepada SMI senilai Rp 500 meliar sampai saat ini belum direalisasikan. Pasalnya, sejumlah dokumen belum dilengkapi oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Hal ini terungkap setelah Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Malut Kuntu Daud bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang menggunakan anggaran tersebut, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Bappeda dan Kepala Badan Keuangan mendatangi langsung  PT SMI.

“Proyek yang bersumber dari pinjaman pada PT SMI sampai saat ini belum jalan. Karena itu, kami bersama TAPD mendatangi langsung SMI untuk pertanyakan. Memang usulan pinjaman sudah masuk, namun sejumlah dokumen belum dilengkapi sehingga anggaran belum bisa direalisasikan,” ungkap Ketua Deprov Malut Kuntu Daud ketika dikonfirmasi wartawan posko Malut Senin (2/3/2020) malam.

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku pencairan pinjaman ini sangat ketat. Dimana tidak semua nilai pinjaman direalisasikan secara utuh, namun pencairan berdasarkan usulan kebutuhan kegiatan proyek. “Contoh bulan ini rencana mau bangun apa, butuh anggaran berapa. Nilai usulan itu yang dicairkan. Jadi pinjaman ini tidak langsung cair secara keseluruhan Rp 500 M, namun berdasarkan termin, usulan kebutuhan kegiatan, baru dicairkan,” ungkapnya.

Politisi PDIP itu meminta pada Pemerintah Provinsi Maluku Utara segera lengkapi kekurangan syarat dokumen, sehingga dana pinjaman itu secepatnya dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur baik jalan maupun pembangunan kelengkapan RSU Sofifi.”kami berharap pada Pemprov secepatnya lengkapi dokumen sehingga pinjaman tersebut secepatnya direalisasikan,”harapnya.(iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: