poskomalut.com
baner header

Tak Penuhi Syarat Dukungan, Taufik-Crace Ditolak KPU Kota Ternate

TERNATE-PM.com, Pasangan calon Taufik Munawar – Crace Namotemo memasukan syarat dukungan kepada KPU Kota Ternate pada 23 Februari, pukul 23.48 di KPU Kota Ternate, namun sampai pada pukul 00.00 WIT dukungan dari Taufik-Crace tidak memenuhi syarat minimal sehingga KPU Kota Ternate menolak pembatalan penyerahan dukungan paslon Taufik-Crace.
Kuad Suarno, Kordinator Devisi teknis penyelengara Pemilu pada poskomalut.com, Senin (24/02/20) mengatakan, penyerahan syarat dukungan yang dilakukan oleh Taufik-Crace pada tanggal 23 februari merupakan hari penutupan penyerahan syarat dukungan ke KPU Kota Ternate. “Didetik terakhir jam 00.02 23 Februari 2020 sistem paslon perseorangan Taufik-Crace tidak memenuhi syarat minimal, sehingga putusan KPU Kota Ternate membatalkan penyerahan syarat dukungan paslon, karena Taufik-crace dari data silon yang masuk ke KPU Kota Ternate hanya 10.871 dukungan sedangkan syarat minimal yaitu 12.530 sehingga pasangan Taufik-Crace tidak memenuhi syarat dukungan,” jelas Kuad.
Sedangkan dalam akun Facebook Taufik Munawar menuliskan, turut memberikan apresiasi terhadap penyelengara pemilu yang telah menjunjung tinggi keadilan dan transparansi dalam proses pendaftaran bakal calon melalui jalur independent. “Kami sangat menyadari sumber kegagalan yang bersumber dari pihak kami sendiri. Namun banyak hal yang sekiranya KPU dan Bawaslu dapat mengkaji kembali tentang tahapan bagi pasangan calon independent dalam proses pengumpulan data dukungan dan proses pemasukan syarat-syarat terhadap sistem Silon,”tandasnya.
“Kepada semua yang terlibat dalam proses tim kami dari awal hinga akhir kami hanya bisa mengucapkan maaf dan beribu-ribu terima kasih, baik doa orang tua yang diberikan pada kami. Dari istri yang sudah memberikan suport serta tim yang bekerja tanpa imbalan apapun. Ini adalah bentuk sebuah perjuangan dimana kami mendapatkan sejuta ilmu dan pengalaman agar kedepan kami diberikan waktu dan kesempatan maka kami akan melakukan kembali kedepanya dan kami mempelajari kembali kesalahan-kesalahan kami saat ini,” sambungnya.
Sementara itu Crace Namotemo juga memberikan apresiasi terhadap sistem yang diberlakukan pihak penyelengara. “Kami berbesar hati dalam mengikuti kontes pilwakot Ternate dengan jerih payah kami hingga berakhir pada malam hari ini, kami juga menyerahkan semua pada tuhan bahwa perjuangan, perjalanan kami selama ini hanya sampai disini, kami mengucapkan terimah kasi pada penyelengara inilah pesta demokrasi harus dilakukan dengan transparansi sehinga tidak ada lagi sesuatu yang ditutup-tutupi dari kita semua,” tutupnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: