Ternyata Salmin Diundang Mendagri Sebagai Plh, Bukan Plt Sekda

Surat undangan klarifikasi Mendagri.

SOFIFI-pm.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Inspektorat Jendral merespon polemik Keputusan Plt Gubernur, M Al Yasin Ali mengganti Sekda dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

M Al Yasin Ali bersama sejumlah pejabat yang didepak, yakni Samsuddin Abdul Kadir, Nirwan MT Ali, Ahmad Purbaya dan Muhammad Sarmin S Adam dipanggil untuk memberikan klarifikasi, sesuai aduan masyarakat.

Panggilan atau undangan klarifikasi itu termuat dalam surat yang dikeluarkan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor:700.1.2.4/782/IJ di Jakarta tertanggal 2 April 2024 bersifat penting, ditandatangani Inspektur Jendral, Tomsi Tohir.

Mereka diminta hadir pada Kamis, 4 April 2024 di  ruang kerja Inspektorat Jendral lantai 2, Gedung Inspektorat Jendral, Jalan Medan Merdeka Timur nomor 8 Jakarta Pusat.

Bersamaan, Mendagri juga mengeluarkan surat nomor:700.1.2.4/783/IJ. Bunyi undangan pun sama.

Namun, ada yang menarik dalam lampiran nama pejabat yang dipanggil. Di mana dalam surat itu nama Salmin Janidi tidak tercantum sebagai Plt Sekretaris Daerah (Sekda). Justeru, terutlis Plh Sekda.

Padahal, Plt gubernur sudah gembar-gembor di publik bahwa Salmin Janidi sudah resmi menjabat Plt Sekda sesuai dengan suruat keputusan yang dikeluarkan pada 25 Maret 2024 lalu.

Selain Salmin, pejabat yang turut dipanggil di antaranya; Asisten I Sekda, Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD), Plh Inspektur Daerah, Plh Kepala BPKAD, Kepala Bappeda dan Direktur RSUD CB.

Komentar

Loading...