Tiga Nama Berpotensi Dilantik Jadi Kadis, AGK: Orang Dekat Tidak Lolos

Ilustrasi Pelantikan

SOFIFI-PM.com, Tiga nama besar dari 11 jabatan eselon II yang diasesment, hasilnya sudah disampaikan ke Gubernur Maluku Utara, dan bakal dipilih satu orang untuk dilantik menduduki jabatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dari tiga nama yang diusulkan Pansel asesment ini, punya peluang yang sama di lantik oleh Gubernur.

Berdasarkan surat pengumuman Panitia
Seleksi (Pansel), Nomor: 07/PANSEL JPTP-MU/2020 tentang Penetapan Tiga (3) Nama
Calon JPTP di lingkungan Pemprov Malut.
Dari 11 JPTP berjumlah 33
orang yang masuk dalam daftar tiga besar hasil seleksi administrasi, seleksi
kompetensi dan wawancara.

Ketua pansel JPTP Lingkup Provinsi Malut Prof.Dr. Husen Alting saat dikonfirmasi, Sabtu (07/03/2020) lalu, mengatakan seluruh berkas penilaian ini akan disampaikan kepada Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba Lc.dan selanjutnya Gubernur akan memilih satu dari tiga nama tersebut untuk dilantik dan nama-nama ini juga akan disampaikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta.

Sementara, 11 JPTP  lingkup Provinsi Malut yang dilelang yaitu
Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Kesejateraan rakyat, Kepala
Biro Pemerintahan dan OTDA, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas DP3A, Kepala
Dinas koperasi dan UKM, Kepala Dinas, Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas
Pertanian, Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga dan Kepala Pelaksana Badan
Penangulangan Bencana Daerah.

Gubernur Maluku Utara KH abdul Gani Kasuba saat dikonfirmasi wartawan terkait dengan hasil asesment mengatakan, tiga nama yang diusulkan pansel itu mempunyai peluang yang sama untuk dilantik, karena tiga nama itu terbaik yang dipilih Pansel.”Tiga nama punya peluang yang sama untuk dilantik, karena tiga nama ini semua yang terbaik,” katanya.

Menurutnya hasil asesment itu sudah sangat rasional, pasalnya tidak ada intervensi, bahkan orang- orang yang diaggap bersama dirinya banyak yang  tidak lolos. "Hasil asesement ini sudah sesuai, bahkan dirinya tidak perna intervensi, orang-orang yang dianggap dekat pun banyak tidak lolos,” tegasnya.(iel/red)

Komentar

Loading...