poskomalut, Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai menggandeng Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar turnamen domino.

Turnamen tersebut bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 itu digelar selama  tiga hari di depan kantor Dispar Morotai, diikuti 10 kabupaten/kota se-Provinsi Malut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, Rio Cristian Pawane menyampaikan, kehadiran para peserta merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Pulau Morotai sekaligus mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas antardaerah.

Dalam pandangannya, turnamen domino bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan sportivitas di tengah masyarakat dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rio berharap kegiatan tersebut mampu memperkenalkan Pulau Morotai sebagai daerah yang aman, nyaman, dan memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi media promosi daerah. Kami berharap para peserta dapat menikmati keindahan Pulau Morotai dan kembali lagi bersama keluarga maupun kerabat di masa mendatang,” katanya, Jumat (17/7/2026).

“Menjadi juara tentu menjadi kebanggaan, tetapi menjaga persahabatan, persatuan, dan kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya. Semoga turnamen ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses hingga selesai,” sambung Rio.

Sementara, Wali Kota Tidore Kepulauan yang juga Ketua PORDI Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sinen, menilai daerah yang masyarakatnya gemar bermain domino cenderung memiliki kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus PORDI di kabupaten/kota untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban daerah.

“Sehebat apa pun kepala daerah, jika daerahnya tidak kondusif maka pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban daerah demi keberlangsungan pembangunan,” tukasnya.