TERNATE-pm.com, Dalam sehari warga Kota Ternatr digegerkan penemuan dua sosok mayat dilokasi berbeda.

Mayat perampuan berusia 65 tahun dengan insial NH ditemukan sekira pukul 12.30 WIT di dekat Pelabuhan Tauro Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate Selasa (3/6/2025).

Sementara, pada pukul 15.32 WIT, satu mayat laki-laki berusia 27 tahun berinisial RH ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Soa Puncak, Ternate Utara, tepatnya di salah satu kamar kosan.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas, AKP Umar Kombong membenarkan temuan mayat tersebut.

Umar mengatakan, perampuan 65 tahun itu bekerja sebagai pengupas bawang. Menurut keterangan saksi, korban sempat mengeluh sakit pada bagian leher.

“Pada saat kejadian, korban sedang memotong bawang dengan gunting dan tiba-tiba terjatuh. Saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut langsung memanggil warga sekitar dan mencoba membangunkan korban, namun korban sudah tidak bernyawa,”tuturnya.

Umar menyatakan, dari keterangan saksi pertama atas nama Sintia Bakari menyatakan, bahwa korban sempat bertanya kepadanya sebelum terjatuh. Dan, saksi kedua bernama Salawati, yang juga pengupas bawang itu dengan hal yang sama dikatakan, korban sering mengeluh sakit pada bagian leher.

“Saksi ketiga, Hasan Pakaya, seorang pedagang, mengatakan bahwa korban terlihat normal sebelum terjatuh,”jelasnya.

Sementara seorang mahasiswa yang ditemukan meninggal dunia di Soa, Umar menjelaskan sesuai keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Senin, 2 Juni 2025, pukul 08.00 WIT.

Beberapa jam kemudian, pada pukul 11.00 WIT, bau busuk mulai tercium dari kamar korban dan dilaporkan kepada pemilik kosan.

“Korban berinisial RH, seorang mahasiswa berusia 27 tahun yang berasal dari Karawang, Jawa Barat, ditemukan terkunci di dalam kamar kosan No. 11 dengan kondisi sudah membusuk, mengeluarkan bau busuk yang menyengat,” terangnya.

Selain itu Umar menuturkan, bahwa Polres Ternate dan Bidokes Polda Malut segera melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar.

“Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Chasan Bosorie untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka melipuh di bagian bahu sebelah kanan dan pipi bagian kanan, serta lidah keluar dari mulut,”tandasnya.

“Pihak perusahaan ekspedisi Ternate Ekpedisi akan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari rumah sakit sebelum melapor kepada keluarga korban di Jakarta (Karawang),” sambungnya.

Mag Fir
Editor