poskomalut.com
baner header

Fraksi PDI-P “Tegur” AGK-YA

Amin: Sekarang Warna Sama, Jangan Bikin Malu PDI-P

SOFIFI-PM.com, Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi (Deprov) Malut memberikan “teguran” keras kepada Gubernur Abdul Gani Kasuba dan Wakil Gubernur (Wagub) M. Al Yasin Ali dalam sidang paripurna LKPJ tahun 2019, Selasa (30/6) kemarin.Teguran ini disampaikan langsung Anggota F-PDI Perjuangan Amin Drakel.

Menurut Amin, sejumlah kegiatan pembangunan di tahun 2019 ditemukan terbengkalai sebagaimana yang dilaporkan panitia khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) gubernur tahun 2019. Salah satunya, adalah proyek pembangunan saluran primer D.I Wayamli dengan nilai kontrak Rp 22,9 miliar ( Rp 22.999.876.000), nilai pagu Rp 22.126.000.000. dimana, nilai kontrak proyeknya lebih besar dari nilai pagu anggaran. Disisi lain, realisasi fisik dan keuangan sudah 100 persen, namun fakta di lapangan menunjukkan tidak sesuai harapan karena sebagisn segmen sudah mengalami kerusakan.

 “Gubernur tolong bantu DPRD, dan pemerintah sebagai mitra jangan sampai jika periode pertama mungkin  warnanya lain, tapi sekarang warna sama jangan membuat malu PDIP,” tegas anggota Fraksi PDIP Deprov, Malut Amin Drakel, dalam sidang paripurna DPRD, Selasa (30/6/2020).

Anggota Deprov Malut daerah pemilihan (Dapil) Sula-Taliabu ini meminta kepada gubernur dan wagub yang diusung PDIP-PKPI itu agar apa yang disampaikan DPRD dapat diperhatikan, bukan saja pada saat penyusunan anggaran, juga dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan. “Kita mitra, bukan saat pengesahan anggaran saja baru datang sio – sio saya begini, saya begitu. Jangan saat – saat tertentu melepaskan kami DPRD,” ungkakpnya.

Diakhirnya, dia menegaskan Fraksi PDIP tetap mendukung sepenuhnya program gubernur, namun yang perlu dievaluasi, atau bila perlu diganti kepala dinas  yang tidak kompeten. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: