SOFIFI-PM.com, Langkah cepat yang dilakukan PT NHM dalam penanganan pemulihan pasien Virus Corona (Covid-19) terhadap karyawannya patut diapresiasi.

“Sebagaimana yang diberitakan media online sebanyak 255 orang karyawan dan kontraktor sembuh dari Covid-19, setelah dua kali pemeriksaan negatif, maka gugus tugas pemprov harus belajar cara penanganan Covid-19 seperti cara yang dilakukan PT NHM,”Hal ini disampaikan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara Sukri Ali pada wartawan Posko Malut, Rabu (15/7/2020).

Sukri mengatakan, dengan kucuran anggaran yang besar hampir Rp. 148 miliar lebih, seharusnya angkah positif bisa diatasi dan pemulihan kesembuhan juga harus cepat. Faktanya ternyata tidak berbanding lurus. “Banyak pasien yang sudah dikarantina berbulan-bulan, tetapi hasil kesembuhannnya tidak kunjung datang. Sebenarnya apa problemnya,”cetusnya.

Ia juga menyoroti tentang buruknya kordinasi antara gugus tugas dan PT NHM, sehingga berakibat pada simpang siurnya data, mestinya ketika ada kesembuhan pasien PT.NHM, maka data gugus Malut juga harus berupa, sampai hari ini belum berupa.

“Hal-hal seperti ini yang membuat publik bingung dan kehilangan kepercayaan. Saya berharap pemprov lebih serius dalam pencegahan dan pemulihan kesembuhan,”desaknya.(iel/red)