SOFIFI-PM.com, Kesiapan SDM menjadi hal yang vital, dan memiliki tantangan tersendiri, mengingat negara kita yang tercinta merupakan negara kepulauan, tidak terkecuali Provinsi Maluku Utara dengan penduduknya yang tersebar di pulau-pulau. Kaitan dengan hal tersebut pentingnya pemerarataan pendidikan, keterampilan, keberadaan pelatihan-pelatihan yang bersertifikasi, yang sesuai dengan penetapan standar yang berlaku maka digelar Rapat Koordinasi dan Kunjungan lapangan Persiapan SDM Penunjang Industri di Provinsi Malut yang dilaksanakan di Royal Resto, Sabtu (8/8/20).

Rakor sumberdaya manusia dalam menunjang industri logam di Provinsi Maluku Utara yang dihadiri oleh Deputi sumberdaya Maritim Kemenkomarvest (kementerian Koordinator Kemaritiman dan Ivestasi) Safri Burhanuddin, Sekretaris Provinsi, Samsuddin A. Kadir, Kementerian Dikbud, Nuch Rahardjo, Kementerian Ketenagakerjaan Muhammad Syikab Adrie, Universitas Khairun Husen Alting, UMMU Saiful Deni, Politeknik Manufaktur Bandung, Otto Purnawarman dan PT. Emerald Ferrochumium Industri, Agus Riyanto akhirnya mengahsilkan nota kesepakatan.

Kepala Biro Protokol Kerjaan Komunikasi Publik Setda Malut, Muliadi Tutupoho mengaku, hasil dari nota kesepakatan, menghasilkan enam poin yakni, pertama,  Perlu adanya Road Map Kebutuhan tenaga kerja di Maluku Utara yang disusun oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Maluku Utara dan pihak perusahaan wajib memberikan data kebutuhan tenaga kerja lima tahun ke depan. Kedua, pihak perguruan tinggi baik yang ada di Maluku Utara (Universitas Khairun dan Universitas Muhammadiyah Malut) dan politeknik manufaktur Bandung mendukung penyiapan sumberdaya manusia di Maluku Utara.

Ketiga, semua perusahaan yang berinvestasi di wilayah Malut berkomitmen melaksanakan program PPM dan CSR untuk peningkatan SDM di Malut. Keempat, dalam rekrutmen tenaga kerja akan diperioritaskan pada masyarakat di lingkar tambang sesuai dengan spesifikasi dan keahlian yang dimiliki.

Kelima, pihak kementerian terkait akan membangun sarana penunjang seperti BLK di Sofifi untuk membantu menyediakan sumberdaya manusia yang berkompetensi dibidangnya, dan keenam, Percepatan pembangunan politeknik industri di Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). (iel/red)