SOFIFI-PM.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara saat ini mendorong Rp 213 meliar lebih proyek infrastruktur penunjang STQ Nasional 2011 mendatang, sebagai sebagai proyek Multiyears. Dorongan tersebut melalui Rencangan peraturan daerah (ranperda) tahun 2020 tentang kegiatan tahun jamak pembangunan infrastruktur pendukung STQ Nasional ke XXVI Provinsi Malut tahun anggaran 2020-2021.

Dalam ranperda tahun jamak jenis kegiatan proyek Multiyear yang diusulkan itu yakni optimalisasi SPAM Sofifi, penyediaan air bersih masjid raya Sofifi, pembangunan IPAL skala perumahan ASN II sofifi, optimalisasi IPAL perumahan ASN I sofifi, penyediaan drainase perkotaan dan sarana pendukungnya, masjid raya sofifi (lanjutan), arena dan ASTAKA lokasi STQ, landscape masjid raya Sofifi, gedung PKK (lanjutan), pematangan lahan perumahan ASN I oba utara, pematangan lahan perumahan ASN II oba utara, landscape kantor dinas perumahan dan pemukiman rakyat oba utara, tugu perjuangan oba utara.

Penimbunan lahan dan penataan lokasi pameran UMKM oba utara, rekonstruksi jalan sofifi, rekonstruksi jalan masuk TPA Tabadamai, pemeliharaan berkala jalan, penyediaan PSU di permukiman perumahan ASN 2 di oba utara, penyediaan PSU di permukiman perumahan ASN 3 di oba utara, penyediaan PSU di permukiman pada bangunan pemerintah lainnya di oba utara; dan pengembangan rumah sakit (RSD) sofifi, total nilai proyek Multiyer yang diusulkan Rp 213.150.000.000 yakni tersebar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rp 174.220.000.000 sementara di Dinas Perumahan dan Pemukiman Malut hanya Rp 33.930.000.000.

Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba dalam penyampaian baru-baru ini mengungkapkan rancangan peraturan berkaitan pelaksanaan pembangunan dengan skema Tahun Jamak dalam rangka memberikan kepastian hukum, memberikan arah, target, sasaran serta tahapan penyelesaian prioritas-prioritas pembangunan.

LanjutLanjut gubernur, Provinsi Maluku Utara telah diberikan kepercayaan dan tanggung jawab oleh Pemerintah Pusat menjadi Tuan Rumah dalam penyelenggaraan STQ Nasional Ke XXVI, maka tentu saja memerlukan upaya-upaya percepatan dalam mempersiapkan dan menyambut iven nasional tersebut. “Saya memandang bahwa momen iven nasional keagamaan tersebut dengan segala manfaat positif yang dapat kita peroleh, juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Maluku utara dalam melakukan percepatan pembangunan perkotaan Sofifi sebagai ibukota Provinsi,” harapnya. (iel/red)