SOFIFI-PM.com, Kemendagri sampai sekarang belum memutuskan siapa yang akan menjadi carateker atau penjabat (Pj) Bupati Halmahera Timur (Haltim). Padahal, pasca meninggalnya Bupati Muh. Din Ma’bud usai mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) langsung bergerak cepat mengirimkan tiga nama pejabat Pemprov Malut ke Kemendagri.

Lebih disayangkan, tiga nama calon penjabat Bupati Haltim yang dikirim ke kemendagri tersebut masih dirahasikan Pemprov Malut. “Tiga nama sudah diusulkan Gubernur Malut ke Kemendagri. Namaun siapa-siapa saja, belum bisa disampaikan,” kata Karo Protokol Kerjasama komunikasi publik Setda Malut Muliadi Tutupoho saat dikonfirmasi wartawan Posko Malut kemarin.

Muliadi mengaku, saat ini Gubernur AGK menunggu saja SK dari Kemendagri untuk dilakukan proses pelantikan. “Pj Bupati harus SK dari Mendagri, sehingga gubernur Malut tinggal menunggu saja. Saat ini masih diproses, semoga cepat ada hasilnya. Kalau sudah selesai, Gubernur langsung melantik,” harapnya.

Informasi yang dihimpun Posko Malut bahwa, perlambatan penentuan Pj Bupati Haltim ini dikarenakan, ada pihak-pihak yang melalui jalan pintas untuk meloloskan jagoannya. Namun, yang menguat untuk menjadi Pj Bupati Haltim sekarang ini adalah kepala Dinas kelautan dan Perikanan (DKP) Malut M. Buyung Radjiloen. (iel/red)