TERNATE-PM.com, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tenate Utara, Maluku Utara (Malut) nihil/belum menemukan keterlibatan Aaparatur Sipil Negara (ASN) dalam politik praktis dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, 9 Desember mendatang.
“Sejauh ini belum ada temuan terkait pelanggaran ASN di Kecamatan Ternate Utara, baik sebelum masa kampanye hingga memasuki masa kampanye ini,” kata Ketua Panwascam Ternate Utara, Putri Nurdiana Jailan saat dikonfimasi wartawan via handphone, Jumat (23/10/2020).
Namun menurut Putri, sebelum tahapan pendaftaran paslon ke KPU, ada laporan dari PPL Kelurahan Salero, terdapat satu oknum ASN yang terindikasi melakukan pelanggaran kode etik. Tapi, ASN yang dimaksud, ternyata berdomisili di wilayah Kecamatan Ternate Barat.
“Waktu itu ada iring-iringan penjemputan untuk Calon MHB-GAS yang baru pulang membawa rekomendasi partai dari pusat. PPL kami di Kelurahan Salero menemukan ada Camat Ternate Barat ikut dalam iring-iringan waktu itu, dan langsung dibuat laporan ke Bawaslu Kota untuk ditindaklanjuti,”ujarnya.
Meski demikian, Putri menegaskan, Panwascam Ternate Utara tetap fokus melakukan sosialisasi terkait pelanggaran ASN, sebagaimana yang tercantum dalam UU No 10 tahun 2016 tentang Pilkada dan juga UU No 5 tahun 2014 tentang ASN.
“Mulai sebelum masa kampanye, kami sudah lakukan sosialisasi ke 14 kantor Lurah dan kantor Camat Ternate Utara. Kami juga datangi puskesmas, dan sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi terkait dasar hukum kode etik ASN, dan UU pemilu yang mengatur netralitas ASN,” tandasnya.
Selain sosialisasi, Panwascam juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama instansi-instansi yang mereka datangi. Ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi supaya tidak terjadi pelanggaran ASN pada Pilwako Ternate.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh ASN, khusus pada wilayah Ternate Utara, jangan terlibat politik praktis dan bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kerja politik ada dia pe orang, biarkan tim sukses dan partai politik bekerja. ASN tetap bekerja untuk berikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (sam/red)



Tinggalkan Balasan