LABUHA-pm.com, Kabupaten Halmahera Selatan kian marak dengan judi toto gelap (togel). Hal itu membuat aparat penegak hukum Polres Halsel bekerja lebih ekstra memberantas oknum-oknum pengelola judi togel.
Informasi berhasil dirangkum jurnalis poskomalut.com, ada beberapa nama menjadi agen judi togel yang tersebar di sejumlah tempat di Halmahera Selatan, diantaranya di Desa Tomori, dan Labuha.
Peristiwa tersebut seakan luput dari pengawasan aparat penegak hukum. Padahal, para pelaku gambling terang terangan menjual kupon togel di halaman rumah warga di Desa Tomori. Hal itu disampaikan salah satu sumber terpercaya media ini.
“Di Tomori siang hari, maupun malam hari orang-orang mendatangi rumah JL (terduga bandar togel). Sementara untuk di Desa Labuha itu ada IR dan juga DV, keduanya ini menjadi orang kepercayaan nya JL,” ungkap sumber terpercaya media ini, Kamis (7/3/2024).
Dalam istilah judi, ketiganya baik, JL, IR dan DV merupakan Kaki Togel atau disebut bandar yang memiliki akses langsung dengan pemodal.
Praktisi Hukum, Nurul Mulyani kepada media ini mengatakan, penegak hukum secepatnya menindak tegas para pelaku judi yang lagi marak di Halmahera Selatan.
“Tidak bisa dibiarkan, karena itu merupakan peristiwa hukum di wilayah hukum Polres Halmahera Selatan. Tentu teman-teman kepolisian harus bertindak tegas tanpa pandang bulu,” pinta Nurul.
Terpisah, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Aditya Kurniawan dikonfirmasi menegaskan, jika terbukti maka ditindak tegas.
Bahkan, kata mantan Kasubdit Gakum Pol Airud itu tidak hanya togel, tindakan apapun yang melawan hukum Polres Halmahera Selatan menindak tegas sesuai ketentuan berlaku.
“Untuk terkait judi, Polres Halsel pasti akan tindak. Kalau komitmen untuk perangi bentuk perjudian, Polres Halsel sudah dua kali ungkap kasus judi, sampai saat ini baru Polres Halsel yang sudah ada ungkap kasus judi termasuk judi ayam,” tegas Kapolres Halsel.



Tinggalkan Balasan