poskomalut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda), Brigjen Pol. Slamet Hariyadi mengajak masyarakat Maluku Utatra tetap menggaungkan slogan cinta damai.
Ini disampaikan Brigjen Pol. Slamet saat mewakili Kapolda Maluku Utara, Irjen Polisi Arif Budiman saat deklarasi damai antara masyarakat Patani Barat di aula kantor Bupati, Halmahera Tengah, Jumat (2/10/2026).
Deklasi damai mencakup enam desa diantaranya Banemo, Bobane Indah, Bobane Jaya, Remdi, Moreala dan Sibenpopo.
Momentum itu merupakan langkah bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat komitmen untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.
Brigjen Slamet menyampaikan, deklarasi damai merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Wakapolda juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya para lintas tokoh dan pemuda, dalam mencegah munculnya konflik susulan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perdamaian sebagai budaya, bukan hanya kesepakatan di atas kertas. Mari kita jaga komunikasi, silaturahmi, dan semangat persaudaraan, sehingga Halmahera Tengah dapat terus aman, damai, dan sejahtera,” harapnya.
Diketahui pada deklarasi damai itu terdapat lima poin ikrar memuat komitmen yang dibacakan Camat Patani Barat:
1. Menjaga persaudaraan.
2. Menjaga keamanan dan kedamaian.
3. Menolak segala bentuk provokasi dan kekerasan.
4. Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.
5. Menjaga perdamaian untuk generasi yang akan datang.


Tinggalkan Balasan