poskomalut, Di tengah rumah yang telah hangus dilalap api, Saleh Sadama dan istrinya, Nurdina, masih berusaha menata kembali harapan mereka di Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Harapan itu sedikit terobati setelah Yayasan Nasri Abubakar (Nasab) datang memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada keluarga tersebut.

Bantuan diserahkan langsung Direktur Yayasan Nasab, Wahyu Firmansyah, kepada Saleh dan Nurdina di kediaman Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, di Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Selatan, Rabu (7/10/2026).

Sebelum bantuan diserahkan, Nasri lebih dahulu meninjau lokasi kebakaran. Ia melihat langsung kondisi rumah korban yang telah terbakar, sekaligus menyerahkan bantuan dari Baznas dan Sentra Wasana Bahagia Ternate.

Wahyu mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Yayasan Nasab terhadap keluarga yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Yayasan Nasab. Mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban keluarga setelah musibah yang mereka alami,” tutur Wahyu.

Menurut dia, kehilangan rumah bukanlah perkara mudah. Karena itu, dukungan sekecil apa pun diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga korban untuk melewati masa sulit.

“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga. Kehilangan rumah tentu bukan hal yang mudah. Tetapi kami berharap keluarga tetap tabah, saling menguatkan dan percaya bahwa selalu ada jalan untuk bangkit,” ucapnya.

Wahyu juga berpesan agar Saleh dan keluarganya tidak merasa menghadapi musibah tersebut seorang diri.

“Jangan merasa sendiri, karena masih banyak pihak yang peduli dan siap memberikan dukungan,” ujarnya.

Bagi Saleh dan Nurdina, uang Rp10 juta itu tentu belum mampu mengembalikan rumah dan seluruh barang yang hilang dalam kebakaran.

Namun, bantuan tersebut datang bukan sekadar dalam bentuk uang. Di tengah kehilangan yang mereka alami, kepedulian itu menjadi tanda bahwa masih ada tangan-tangan terulur dari orang-orang yang peduli.

Mag Fir
Editor