LABUHA-pm.com, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, Asia Hasyim menjelaskan terkait kondisi kesehatan Sahar Habib, calon jemaah haji (JCH) yang divonis mengidap Demensia Berat.
Menurut Asia, tim pemeriksa kesehatan jemaah haji yang terdiri dari tenaga kesehatan dinkes dan dokter di RSUD Labuha sudah memeriksa kesehatan CJH sudah sesuai prosedur.
Dalam pemeriksaan ada 10 pertanyaan yang diajukan kepada calon jemaah tersebut. Namun Sahar, berusia 75 tahun itu hanya bisa menjawab empat pertanyaan dengan benar.
Kadinkes mengatakan pertanyaan-pertanyaanndiajukan hanya menyangkut kondisi psikologi calon jemaah.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan itu kemudian diupload ke apilikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan kesimpulannya itu (Demensia Berat),” ungkap Kadis, Senin (21/4/2025).
“Ada ada juga pemeriksaan fisik, kalau hasilnya seperti apa baru dirujuk ke rumah sakit,” bebernya.
Lebih lanjut dirinya menyebut, sistem keberangkatan jemaah haji pada 2025 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini data kesehatan calon jemaah harus diinput ke apilikasi Kementerian Kesehatan dan diverifikasi secara detail,” jelasnya.
Asia menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan adanya pengurungan kuota jemaah calon haji dari Halmahera Selatan.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinkes Maluku Utara untuk mengupayakan agar data kesehatan Sahar Habib bisa diterima di sistem Kementerian Kesehatan.
“Karena dari hasil pemeriksaan itu diupload ke aplikasi, keluarnya seperti begitu (Demensia Berat), dan itu aplikasi menolak. Sehingga kita sementara sedang koordinasi dengan dinkes provinsi dan tim untuk upayakan biar CJH itu bisa diberangkatkan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan