Bawaslu Perketat Awasi Dukungan ke Bacalon Perseorangan

Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin.

TERNATE-PM.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Malut akan mengawasi
ketat pemberian dukungan kepada bakal calon bupati dan wali kota pada Pilkada
2020 mendatang, terutama bacalon yang melalui jalur perseorangan.  

Ketua
Bawaslu Malut Muksin Amrin saat di temui Posko Malut, Rabu (30/10/2019 mengatakan, dukungan yang akan diawasi adalah
dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri serta penyelenggara
pemilu.

"Diharapakan
bagi bacalon perseorangan, kalau mencari
dukungan kepada masyarakat di perhatikan. Apakah
yang bersangkutan termasuk yang tidak diperbolehkan memberi dukungan atau
bukan," katanya.

Lanjut Muksin, memang dalam PKPU
Nomor 15 Tahun 2019 itu ada jadwal perbaikan, namun pada tahapan perbaikan ini akan
memengaruhi proses dan tahapan yang sedang dijalankan. "Jangan sampai ketika
diverifikasi, ternyata yang bersangkutan ASN, pasti akan dicoret dari daftar
dukungan. Dan itu berpotensi mengurangi jumlah dukungan," papar Muksin.

Mengenai validitas dukungan kata Muskisn, berdasarkan
pengalaman pada pemilihan gubernur kemarin, kebanyakan yang terjadi adalah
orang KTP nya ada, namun setelah dikoordinasi yang bersangkutan mengaku tidak
mengetahui. Itu dikarenakan, tim yang ditugaskan untuk mengumpulkan dukungan
terkadang hanya mengumpulkan KTP tanpa
koordinasi ke pemilik KTP.

Sekarang ini, telah memasuki pengumpulan syarat dukungan bagi bacalon perseorangan yang berkeinginan ikut dalam Pilkada 2020, setelah KPU melakukan pleno penetapan syarat minimum dukungan calon perseorangan berdasarkan jumlah DPT terakhir pada 26 Oktober 2019 lalu. “Bacalon yang ingin maju melalui jalur independen sudah bisa mengumpulkan dukungan. Masing-masing daerah berbeda. Ternate berkisar 12 ribu sekian," jelasnya. (PM-02/red)

Komentar

Loading...