Tiga Kali Mangkir di Sidang Haornas

Hakim Perintahkan Jemput Paksa Tauhid Soleman

M Tauhid Soleman. Foto|vhir.

TERNATE-pm.com, Majelis hakim Pengadilan Negeri Ternate akhirnya mengeluarkan penetapan  penggilan paksa terhadap Ketua Panitia Hari Olahraga Nasional (Haornas) M.Tauhid Soleman.

Mantan Sekda Kota Ternate sebelumnya dua kali mangkir dari panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ternate dalam sidang lanjutan tindak pidana korupsi Haornas 2018 dengan terdakwa mantan Kadis Pora Ternate, Sukarjan Hirto dan Yulianti Kaslam sebagai bendahara event nasional itu.

Menurut majelis penetapan pemanggilan ini lantaran JPU dan para pengacara terdakwa berkeinginan agar yang bersangkutan dihadirkan dalam persidangan. Namun, Tauhid Soleman tidak menghiraukan panggilan JPU . Sehingga berdasarkan hasil musyawarah majelis mengeluarkan penetapan panggilan paksa berdasarkan pasal 159 ayat (2) KUHAP.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dan ahli ini dipimpin Khadijah A. Rumalean selaku hakim ketua didampingi Budi Setiawan dan R. Moh. Yakob Widodo masing-masing hakim anggota, Rabu (8/3/2023).

Kuasa hukum terdakwa Sukarjan Hirto, Agus Salim R Tampilang kepada poskomalut.com, mengatakan bahwa majelis hakim didalam persidangan telah menetapkan panggilan paksa terhadap Tauhid Soleman.

"Karena M. Tauhid Soleman sudah dipanggil secara sah sebagaimana diatur dalam pasal 145 dan pasal 146 KUHAP. Namun yang bersangkutan tidak mau hadir dalam sidang tanpa ada alasan,"kata Agus.

Menurut Agus setiap warga negara yang dipanggil secara patut dan sah menolak memberikan keterangan di depan persidangan maka dapat dikenakan pidana dengan ancaman hukuman penjara 9 bulan penjara.

Agus juga menilai ketidak hadiran Tauhid Soleman yang kini menjabat Wali Kota Ternate itu sudah seperti merendahkan panggilan JPU Kejari Ternate.

“Karena mulai dari surat panggilan sebanyak tiga kali hingga komentar-komentarnya pak Kajari Ternate tidak dihiraukan M. Tauhid Soleman,” bebernya.

"Bahkan ancaman hukuman yang diancam kepada saksi terkesan tidak berpengaruh kepada saksi M Tauhid Soleman, sehingga surat-surat sakti Kejari Ternate semua tidak berfungsi pada saksi Tauhid," sambungnya mengakhiri.

Komentar

Loading...