Hasil Survei LSI Denny JA; MHB-GAS Berpeluang Besar Menang di Pilwako Ternate

Konferensi pers LSI Denny JA hasil temuan analisa Pilwako Ternate di Hotel Sahid Bela Ternate.

TERNATE-PM.com, Lima hari menjelang pemilihan, lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis data hasil survei potensi kandidat calon walikota dan wakil walikota Ternate.

Dari data yang dirilis, Muhammad Hasan Bay-M.Asghar Saleh (MHB-GAS) berpotensi memenangi pertarungan pilkada walikota dan wakil walikota Ternate, mengungguli tiga kandidat lainnya. Ini disampaikan Direktur Konsultan Citra Indonesia (KCI) LSI Denny JA Adjie Alfaraby, saat konferensi pers, Jumat (04/12) tadi.

Survei yang dilaksanakan pada tanggal 22-28 November 2020 dengan menggunakan 440 responden di semua kecamatan di Kota Ternate, dengan metode wawancara tatap muka (face to face interview) dengan estimasi margin of error sebesar 4.8 %. Dari hasil survei ini, dukungan terhadap MHB-GAS sebesar 31.3 %, disusul pasangan Merlisa-Juhdi Taslim (MAJU) sebesar 22.5 %, pasangan Tauhid Soleman-Jasri Usman (TULUS) sebesar 20.7 %, dan terakhir M.Yamin Tawary-Abdullah Tahir (Yamin-Ada) sebesar 13.2 %, dan yang belum menentukan pilihan sebesar 12.3%.

“Jika mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 12.3 % ini, dibagi secara proporsional (karena di saat hari H tidak ada lagi yang belum menentukan pilihan), maka elektabilitas MHB-GAS naik menjadi sebesar 35.7 %, MAJU sebesar 25.7 %, TULUS sebesar 23.6 %, dan Yamin-ADA sebesar 15%. Selisih antara pasangan MHB-GAS dengan kompetitor terdekat pasangan MAJU sebesar +/-10%,” paparnya.

Lanjutnya, LSI Denny JA membuat prediksi kisaran dukungan (range) dukungan para kandidat berdasarkan hitungan plus minus margin of error (MoE) survei sebesar 4.8 %. Prediksi range dukungan pasangan MHB-GAS adalah sebesar 30.9 %- 40.5 %, range dukungan pasangan MAJU sebesar 20.9-30.5 %, range dukungan pasangan TULUS sebesar 18.8%-28.4%, dan range dukungan pasangan Yamin-ADA sebesar 10.2 %-19.8 %.

“Artinya dengan range dukungan tersebut, dengan data survei akhir November 2020, yang paling berpotensi menang adalah pasangan MHB-GAS. Di posisi kedua dan ketiga masih diperebutkan oleh pasangan MAJU dan pasangan TULUS. Artinya pasangan TULUS masih berpotensi menyalip dukungan pasangan MAJU, karena selisih kedua pasangan kandidat tersebut sangat ketat. Dan posisi terakhir adalah pasangan
Yamin-ADA,” paparnya.

Kata dia, kekuatan dukungan MHB-GAS merata di semua segmen pemilih. Terutama MHB-GAS unggul di segmen pemilih-pemilih penting. MHB-GAS unggul di segmen laki-laki maupun perempuan, dari generasi milenial hingga lansia, dari pendidikan rendah hingga kelompok terpelajar, dan dari pemilih wong cilik hingga bisa mapan. Misalnya di pemilih laki-laki, dukungan MHB-GAS sebesar 34.7 %, dukungan MAJU sebesar 18.8 %, dukungan TULUS sebesar 19.4 %, dan dukungan Yamin-ADA sebesar 14.5%.

“Di pemilih perempuan, dukungan kepada MHB-GAS sebesar 27.9%, MAJU sebesar 26.1%, dukungan terhadap TULUS sebesar 22.1%, dan dukungan terhadap Yamin-ADA 11.8%. Meskipun terdapat satu calon walikota perempuan, terlihat bahwa pemilih perempuan ke calon walikota perempuan tidak signifikan,” sebutnya. (Agh/red)

Komentar

Loading...