Jasri Usman Sebut Survei Tinggi Tak Menjamin Menang di Pilkada

Jasri Usman

TERNATE-PM.com, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB) Provinsi Maluku Utara, Jasri Usman, menilai hasil survei tidak menjamin seorang bakal calon (bacalon) bisa menang dalam pilkada.

Jasri bilang, sebagai salah satu
indikator yang sering digunakan parpol untuk menyaring dan merekomendasi
seorang kandidat calon kepala daerah, survei seharusnya tidak dipakai sebagai
indikator tunggal. Katanya, ada banyak fakta menunjukkan seorang kandidat yang  sebelumnya menempati posisi teratas hasil
survei justru tumbang di akhir laga.

“Kita punya pengalaman pilkada
tahun 2015 di beberapa kabupaten seperti Morotai, Halut, Halbar dan Halsel,
dimana sejumlah kandidat yang digadang-gadang bakal menang karena hasil
surveinya tinggi, justru kalah dalam pemilihan,” ungkap Jasri, saat dihubungi
beberapa waktu lalu.

PKB sendiri, kata Jasri, masih
memiliki waktu sekitar empat bulan untuk menentukan bacalon yang tepat untuk
bertarung pada pilkada 2020. “Masih ada empat bulan untuk menentukan siapa
bacalon yang diberi rekom bertarung di Pilkada 2020 ini.” tuturnya.

Menurut Jasri, kaders partai
menjadi prioritas utama dalam proses rekrutmen bakal calon. Meski begitu, PKB
butuh koalisi dengan parpol lain sehingga untuk penentuan bakal calon harus
dibicarakan bersama dengan koalisi.

“Di internal PKB, khususnya di Kota Ternate, saya dan Abdurahman Lahabato dan itu semua tergantung teman-teman DPC dan DPW,” tutupnya. (wm02/red)

Komentar

Loading...