TERNATE- PM.com, Calon Wali Kota Ternate, Muhajirin Bailussy menyatakan saat ini dirinya lebih intens berkomunikasi dengan Firman Sjah dalam mencari kursi tambahan agar dapat bertarung di Pilwako tahun 2020.

Dirinya berniat menggandeng putra mendiang Sultan Ternate Mudaffar Sjah itu, maka yang disiapkan adalah mencari partai koalisi tambahan untuk memenuhi syarat medaftar di KPU sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Ternate.

“Saat ini komunikasi lebih intensif dengan Firman, namun disisi lain, kami berkomunikasi dengan Iswan Hasjim,” kata Muhajirin yang juga Ketua PKB Kota Ternate, Selasa (18/08/20) pada sejumlah wartawan.

Muhajirin mengaku, pihak Firman diminta menyiapkan dua partai koalisi dan sejauh ini, sudah tiga partai yang dilaporkan yakni PKB, Perindo, dan PKS.

Muhajirin juga menyatakan siap mengundurkan diri dari pucuk pimpinan DPRD Kota Ternate apabila PKB setuju mengusungnya.

“Kalau sudah maju maka konsekuensinya harus mundur dari Ketua DPRD,” tandasnya.

Disentil soal penilaian warga terkait keputusannya mundur diri, Muhajirin menyatakan dirinya akan lebih leluasa membantu masyarakat dalam posisinya sebagai wali kota ketika terpilih nanti.

“Lebih bagus kalau saya jadi wali kota. Karena jadi wali kota, apapun yang diminta masyarakat kita bisa bicara. Kalau DPRD harus negosiasi dulu ke pemerintah kota,” ujarnya. sembari menegaskan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) rekomendasinya tidak lagi keluar ke Yamin Tawari.

“Yamin Tawari dipastikan tidak akan mendapatkan rekom dari PPP,” tegasnya. (Ris/red)