Polres Ternate Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Anggaran PAM Ake Gaale

Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit.

TERNATE-pm.com, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate resmi tangani kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran keuangan Perusahan Air Minum (PAM) Ake Gaale.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi di internal PDAM tersebut ditangani Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit menyatakan kasus dugaan korupsi di PDAM Ternate masih terus dilakukan penyelidikan.

“Kasusnya masih terus penyelidikan,” ungkap Kapolres, Jumat (27/1/2023).

Bukan hanya itu kata Kapolres, dalam kasus PDAM, sejumlah saksi ahli dari Jakarta juga akan dimintai keterangan.

"Kasus ini perlu pemeriksaan ahli dan lain-lain sampai di Jakarta,” katanya.

Kapolres menerangkan, selain dugaan korupsi yang masih dalam tahap penyelidikan, pihaknya juga menangani kasus dugaan penghasutan dan dugaan pengrusakan yang sempat dilaporkan.

“Semuanya tetap berjalan, dan sampai sekarang juga tidak ada yang dihentikan,” tegasnya.

Disentil terkait dengan penanganan dugaan korupsi yang juga ditangani Kejati, lanjut Kapolres, untuk koordinasi dengan Kejati sudah dilakukan dan titik terangnya kasus ini resmi ditangani Polres.

“Kalau untuk dengan Kejati, kita sudah koordinasi, dan kasus itu kita yang tangani,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfirmasi mengatakan, kasus dugaan korupsi di PDAM Ternate tersebut penangananya di Polres sesuai dengan hasil koordinasi yang dilakukan.

“Penanganannya di Polres, karena mereka yang mengeluarkan surat perintah terlebih dulu, sehingga kita mempersilahkan Polres untuk melakukan penyelidikan dugaan korupsi tersebut,” tururnya.

Untuk diketahui, dalam kasus dugaan korupsi anggaran keuangan di PDAM Ternate, sejumlah petinggi di PDAM sudah dimintai keterangan mulai dari 3 Direktur yakni Abubakar Adam selaku mantan Direktur Utama (Dirut), Maslan Deis, Direktur Teknik dan Muhdar Assegaf selaku Direktur Operasional.

Sementara untuk Dewan Pengawas (Dewas) yang dimintai keterangan masing-masing adalah, Abdullah Bandang selalu Ketua Dewas dan Halid Thalib serta Hasan Musana Matdoa selalu anggota Dewas.

Komentar

Loading...