Semua Karyawan IWIP Akan berKTP Halteng

Foto bersama Komisi I DPRD, Dukcapil dan Disnakertrans usai rapat

WEDA-PM.com, Untuk memastikan jumlah pencari kerja dari Kabupaten/Kota lain yang pinda domisili di Halmahera Tengah (Halteng). Komisi I DPRD Halteng menggelar rapat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Ketua komisi I DPRD halteng, Asrul Alting mengatakan, rapat itu dalam rangka singkronisasi data kependudukan bagi karyawan  PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

"Kita ingin pastikan berapa jumlah pencari Kerja yang pindah domisili dan berapa juga jumlah pencaker yg buat kartu kuning di disnaker," kata Asrul Alting, kemarin.

Selain itu, komisi I juga meminta penjelasan jumlah karyawan yang saat ini sudah bekerja di PT. IWIP yang belum ber KTP halteng.

Pasalnya, informasi yang didapat masih banyak karyawan dengan jumlah ribuan yang belum berKTP halteng.

"Ini yang kami dorong ke dinas dukcapil untuk jemput bola dan kami juga akan koordinasikan ke pihak PT IWIP agar karyawan tersebut segera mengurusi pinda penduduk ke halteng," terangnya.

Dalam sistem administrasi kependudukan kita lanjutnya, kalau lebih dari satu satu tahun bekerja halteng orangnya harus pindah dan harus berdomisili.

"Jadi, penduduk yang sudah lebih dari satu tahun pindah tapi belum mengurus perpindahan KTP bisa difasilitasi oleh Dinas Dukcapil. Seorang yang sudah pindah tak perlu repot-repot pulang kampung untuk mengurus surat pindah,"ungkapnya.

Misalnya orang sudah telanjur dari Manado di Weda. Dia tidak punya uang buat balik, difasilitasi dari Dukcapil Halteng menghubungi Dukcapil Manado, dan Dukcapil manado menerbitkan surat Keterangan Pindah Wilayah Negara Indonesia (SKPWNI) KTP baru ke halteng. "Sekarang pindahnya sudah bisa online seperti itu, hubungan antar kepala dinas," ujarnya.

Prinsipnya kata dia, tidak perlu pulang kampung untuk pindah. "Aturan ini kebanyakan masyarakat tidak paham. Makanya di  rapat itu kami desak ke dukcapil agara segera jemput bola," paparnya. (msj/red)

Komentar

Loading...