TOBELO, Anggota MPR RI Matheus Steffi Pasimanjeku mengajak warga Maluku Utara (Malut) untuk selalu menjaga dan memperkuat persatuan dan ksesatuan sebagai sesama anak bangsa.
Hal ini disampaikan Matheus Steffi Pasimanjeku disela-sela sosialisasi 4 pilar kebangsaan beberapa waktu lalu di Desa Mawea, Kecamatan Tobelo Timur, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara.
Menurutnya, dengan menjaga persatuan dan kesatuan dapat meminimalisir risiko perpecahan. Apalagi, saat ini banyak paham-paham dari luar yang tidak sesuai dengan Pancasila, masuk ke Indonesia tanpa melalui saringan apapun.
Provinsi Maluku Utara, lanjut anggota DPD RI Dapil Maluku Utara ini, terdapat banyak suku dan etnis dengan keragaman budayanya masing-masing, sehingga masyarakat Maluku Utara harus pandai-pandai menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai mengusik kerukunan, yang sudah terjalin selama ini. Terlebih, sebentar lagi akan dihelat pemilihan kepala daerah, yang rawan menimbulkan perpecahan terhadap keragaman adat istiadat, suku bangsa dan agama.
Oleh karena itu, kata Steffi, seluruh komponen masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya mempertahankan persatuan. Jangan sampai kehadiran Pilkada malah merusak keberagaman, hanya karena terjebak pada kepentingan sesaat.
“Mari kita terapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang selama ini diserukan MPR, agar seluruh rakyat Indonesia mengamalkan Pancasila, dimulai dari hal-hal yang paling dekat. Misalnya menjalankan ajaran agamanya secara baik dan penuh tanggung jawab. Serta menghormati umat agama lain melaksanakan ibadahnya,” tandas Matheus Steffi Pasimanjeku dihadapan warga Desa Mawea, Kecamatan Tobelo Timur. (vir/red)


Tinggalkan Balasan