WEDA-PM.com, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) Ahmadiarsyah, angkat bicara terkait informasi di media sosial yang disampaikan salah satu sopir bernama Nur Khalifa, lewat postingannya di facebook.
Dalam postingan itu sopir tersebut menyampaikan, tidak lagi melayani angkutan penumpang Weda tujuan Sofifi. Kata dia, mulai Jumat (24/7), organda Weda hanya akan melayani penumpang Weda ke Loleo.
Menurut Kadishub, informasi tersebut terlalu prematur. Sebab, sampai saat ini belum ada statemen resmi dari ketua organda Halteng. Yang terjadi hanya satu orang anggota organda Halteng memosting informasi ini lewat medsos seolah-olah ini merupakan keputusan organisasi, sampai ada tarif speed boat Loleo-Ternate. “Sehari dua akan digelar rapat antara Organda provinsi, Kota Tikep dan organda Halteng bersama Polres untuk membahas tuntas masalah ini,”kata Kadishub, Sabtu (25/7).
Ia menyatakan, untuk masalah ini dari Dinas Perhubungan Kota Tidore sudah selesai, sehingga sopir Weda tetap bongkar Sofifi. “Sebenarnya tidak ada larangan dari Sofifi. Hanya sopir Halteng saja yang mau bongkar di Loleo,”ujarnya.
Untuk diketahui, lewat postingan di media sosial facebook, tarif angkutan tetap normal. Weda-Loleo sebesar Rp100 ribu dan speed boat Loleo-Ternate Rp70 ribu. “Mengenai tiket masih normal,” ujar Nur lewat akun facebooknya.(msj/red)



Tinggalkan Balasan