Penyidik Polres Ternate Masih Tunggu Hasil Audit Inspektorat

Tersangka Dugaan Korupsi Anggaran PAM Ake Gaale Masih ‘Kabur’

Kantor PAM Ake Gaale Ternate.

TERNATE-pm.com, Penanganan kasus dugaan korupsi anggaran Perusahaan Air Minum (PAM) Ake Gaale yang ditangani Polres Ternate masih belum jelas juntrungannya.

Bahkan sampai saat ini penyidik Polres Ternate belum mengantongi nama calon tarsangka kasus tersebut. Padahal, dalam prosesnya sudah belasan saksi diperiksa penyidik.

Diketahui, dalam pegusutan dugaan pencurian urang di perusahaan milik daerah itu terdapat 14 saksi yang sudah dimintai keterangan mulai dari mantan Direktur Utama (Dirut) Abubakar Adam, Maslan Deis, direktur teknik dan Direktur Operasional, Muhdar Assegaf.

Sementara untuk Dewan Pengawas (Dewas) yang dimintai keterangan adalah Ketua, Abdullah Bandang, Halid Thalib serta Hasan Musana Matdoa dan saksi lainnya.

Kapolres Ternate AKBP Andik Purnomo Sigit melalui Kasia Humas IPTU Wahyuddin mengatakan, perkembangan penanganan kasus tersebut masih pada tahap penyelidikan, pemintaan keterangan dan pengumpulan dokumen.

"Selain 14 saksi ada juga tambahan satu orang saksi yang diperiksa. Yakni Subdit Bumd Air Minum Dit BUMD Ditjen Keuda Kemendagri," ungkap Wahyuddin saat dikonfirmasi jurnalis poskomalu.com, Selasa (23/5/2023).

Wahyuddin menambahkan saat ini belum ada calon tersangka. Selanjutnya pihaknya meminta Inspektorat Kota Ternate melaksanakan audit kerugian keuangan negara.

"Langkah selanjutnya meminta indakasi perhitungan kerugian keuangan negera kepada inpektorat," pungkasnya.

Komentar

Loading...