SOFIFI-PM.com, Lelang jabatan di lingkup pemerintah provinsi (Pemprov) Malut saat ini, memberikan kesempatan bagi pejabat yang sudah lama nganggur alias non job. Mereka akan berkompetisi dengan pejabat lain yang masih aktif untuk menahkodai SKPD yang dilamar.
Tercatat, ada 18 pelamar untuk tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dilelang, masing-masing Dinas Ketahanan Pangan, Energi dan Sumber Daya Miniral ( ESDM) dan dinas Kominfo, dengan rincian Dinas Ketahanan Pangan 7 pelamar, Energi dan Sumber Daya Miniral ( ESDM) 4 pelamar serta dinas Kominfo 7 pelamar.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Idrus Assagaf mengungkapkan, untuk seleksi terbuka ( asessement) ada jabatan jabatan yakni Dinas Ketahanan Pangan, Energi dan Sumber Daya Miniral ( ESDM) dan dinas Kominfo. Padahal sebelumnya, direncanakan empat jabatan, termasuk kepala biro humas dan protokoler. “Assesmnet sudah dimulai Sabtu (24/10) kemarin),” katanya.
Selain itu, lanjut Idrus Pemprov juga berencana membentuk beberapa lembaga baru yakni badan perbatasan,biro adminitrasi dengan dinas pendapatan. Karena itu, untuk pejabat di biro humas dan protocol ini, nanti diikutsertakan dengan lembaga baru nanti,” ujarnya. Sementara, masih ada tiga jabatan lainnya yang belum dilelang yakni Dinas pariwisata, lingkungan hidup, disperindag. “Yang bakal dilelang itu dinas pendapatan, badan perbatasan dan biro adminitrasi pembangunan,” bebernya.
Untuk itu, dia berharap agar KASN dapat menyetujui semua usulan jabatan yang bakal dilelang. “Kita berharap agar semuanya selesai, namun belum tentu semua disetujui,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Abdul Gani Kasuba melantik lima pejabat eselon II di lingkup Pemprov Malut berdasarkan SK gubernur nomor :821.2.22/Kep/167/X/2020, dan SK nomor SK gubernur nomor : 821.2.22/Kep/168/X/2020. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan lima pejabat dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Malut Samsuddin A Kadir di Kediaman gubernur Kelurahan Kalumpang Kota Ternate Tengah pukul 20.00.WIT pada Jumat (23/10) malam.
Pelantikan pejabat eselon II yang dilantik yaitu Bambang Hermawan, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), digeser ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP). Kepala BPKAD diisi oleh Ahmad Purbaya yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Inspektorat Malut. Sementara, Nirwan MT Ali yang sebelumnya menjabat kepala DPMTSP dilantik menjadi kepala Inspektorat.
Selain itu, Muliadi Tutupoho yang sebelumnya menjabat Kepala Biro (Karo) Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik (PKKP) Setdaprov Malut digeser ke dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah, dan Muhammad Hi Ismail tak lain ipar sungguh Gubernur Malut yang sebelumnya menjabat asisten gubernur bidang administrasi umum Setdaprov Malut dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Malut.
Pelantikan Muhammad Hi. Ismail ini setelah mendapat klarifikasi dari KASN bahwa Pemprov menempatkan yang bersangkutan ke asistennya keliru karena hukuman disiplinnya sudah dicabut sehingga dikembalikan ke jabatan sebelumnya sebagai kepala dinas Sosial.
Disinggung terkait jabatan Karo Protokol Kerjasama komunikasi publik Setda Malut yang sementara kosong, Idrus mengatakan, akan ditunjuk pelaksanaan tugas (Plt) di salah satu pejabat dibawahnya yang ada di Biro Humas yang memenuhi syarat. Namun, jika tidak ada maka harus diambil dari luar biro humas untuk dilantik di salah satu kepala bagian (Kabag) eselon III sekaligus di SK-kan sebagai plt Kepala Biro. ”Nanti Plt itu satu tingkat dibawah kepala biro, jika di Humas tidak ada orang yang memenuhi maka kita akan tukar dari luar dilantik dieselan III untuk masuk sekaligus di SK kan jadi plt untuk mengisi kekosongan dan satu orang tarik keluar,” pungkasnya. (iel/red)



Tinggalkan Balasan