SOFIFI-PM.com, Rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Maluku Utara dimulai dari Tenaga Kesehatan sebanyak 9.327 orang, yang terdiri 10 kabupaten/kota.
Penyuntikan vaksin di mulai pada 15 Januari 2021 ke 2.787 tenaga kesehatan (Nakes) dan 20 pejabat di dua Kota, yakni Kota Ternate 1664 orang dan 10 pejabat dan Tidore 1.123 orang Nakes serta 10 orang pejabat.
“Rencana pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara serentak pada 24 Januari di 34 provinsi, untuk di Malut sendiri dimulai pada 15 Januari, sebagai tahap pertama di Kota Ternate dan Tidore rata-rata dua kali disuntik vaksin,” hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Malut Idhar Sidi Umar dalam keterangan persmya kemarin.
Menurutnya, sasaran vaksinasi Covid-19 pada usia 18-59 tahun, sementara usia diatas 60 tahun akan divaksin setelah tersedia dukungan data keamanan yang cukup.”yang divaksinasi usia 18-59 tahun pelaksanaan vaksinasi tahap pertama Januari-April dimulai dari tenaga kesehatan pada fasyankes, pelaksanaan vaksinasi diatur secara sistematika dengan waktu yang panjang, sehingga tidak mengganggu pelayanan kesehatan lainnya,”katanya.
Idhar menuturkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini berdasarkan surat dari Dirjen P2P Kemenkes RI NO.SR.02.06/II/80/2021 tentang distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pelaksanaan tahap dua pada Februari-Maret 2021, Halmahera Barat 900 orang tenaga kesehatan, Halmahera Selatan 1.700 orang tenaga kesehatan, Halmahera Utara 920 orang tenaga kesehatan, Halmahera Tengah 440 orang tenaga kesehatan, Halmahera Timur 840 orang tenaga kesehatan, Kepsul 520 orang tenaga kesehatan, Morotai 860 nakes Taliabu 540 orang Nakes.
“Total total tenaga kesehatan yang divaksinasi sebanyak 9.327 orang ini akan disuntik vaksin sebanyak dua kali,”ungkapnya.
Total sasaran warga Malut yang bakal divaksinasi sebanyak 844.232 orang, tempat pelaksanaan vaksinasi di 163 lokasi terdiri dari 147 puskesmas dan 16 Fasyankes non puskesmas (RS+Klinik+KKP).(iel/red)



Tinggalkan Balasan