SOFIFI-PM.com, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait dengan usulan Pj Bupati Halmahera Utara yang diusulkan Gubernur Malut, mengingat proses Pilkada Halut berlanjut dengan pemungut suara ulang (PSU) di beberapa TPS.

Kabag Otda Biro Pemerintahan Setda Malut Taufik Rahman Marasabessy saat dikonfirmasi wartawan via telpon mengaku pada prinsipnya gubernur Malut telah mengusulkan tiga nama pejabat Pemprov ke Kemendagri.”kita tunggu saja SK, Karen Gubernur Malut telah mengusulkan tiga nama Pj Bupati Halut,”katanya.

Taufik menuturkan SK Pj Bupati Halmahera Utara akan dikeluarkan oleh Kemendagri untuk mengisi kekosongan jabatan atau hanya diisi plh bupati sehingga tugas-tugasnya dalam menjalankan roda pemerintahan sangat terbatas maka diperlukan diisi Pj.”tugas Plh hanya bisa satu bulan lebih dari itu harus diisi Pj Bupati, sehingga dengan putusan MK dimana pilkada Halmahera Utara masih berlanjut, maka Mendagri akan proses SK Pj Bupati yang diusulkan Gubernur Malut itu”ujarnya.

Disentil kapan, kata Taufik semua ada di Mendagri, namun dirinya yakin bahwa pihak Kemendagri juga memantau pilkada yang bersengketa di MK, termasuk kabupaten Halmahera Utara.”kita berharap secepatnya SK Pj Bupati Halut keluar sehingga proses pelantikan segera dilakukan,”harapnya.

Sekedar diketahui Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba mengusulkan tiga nama Pj Bupati Halmahera Utara urutan pertama Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Malut Saifuddin Djuba, disusul Kadis Kehutanan Malut Syukur Lila dan satf ahli  Andreas Thomas, dari tiga nama ini, Saifuddin Djuba berpotensi jadi Pj Bupati Halmahera Utara.(iel/red)