SOFIFI-PM, Pengembangan kawasan ibu kota Sofifi bukan hanya fokus pada infrastruktur saja, namun juga semua sektor, salah satunya sektor ekonomi sehingga akan dibangun pusat perdagangan bertegrasi antara kabupaten/kota di Oba.  Hal ini disampaikan Plt Kadis Perindag Malut Yudhitia Wahab, kemarin.

Usulan pembangunan pusat perdagangan ini disampaikan pada saat kuker kepala pusat Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Provinsi Malut pekan kemarin.

“Proposal usulan master plan sudah disampaikan langsung kepada Kepala Pusat BPIW Kementrian PUPR. Pusat perdagangan penting dibangun untuk mendukung kawasan khusus Kota Sofifi maka Disperindag mengusulkan akan membangun pusat perdagangan yang akan dibangun di daerah Oba,”katanya.

Disperindag sudah berkoordinasi dengan PUPR terkait perencanaan, kemudian konsep master plan. “Kami juga sudah menyampaikan ke BPIW karena sangat penting,”kata Kadisperindag Yudhitia Wahab.

Dikatakan, pusat perdagangan harus dibangun selain untuk memperkuat sistem logistik nasional pusat, perdagangan ini juga menghubungkan beberapa kabupaten/kota. Sebagaimana kita ketahui bahwa pusat perdagangan ini menghubungkan Kabupaten Halsel, Haltim, Halteng, Halbar dan Kota Tidore sendiri.

Di sisi lain pasokan logistik dari kabupaten – kabupaten tersebut.” Sebagian besar orang membeli barang di Ternate jadi otomatis harga di kabupaten yang disebutkan akan jauh lebih tinggi. Karena itu membangun pusat perdagangan itu tujuannya untuk mengantisipasi dispalitas harga. Kemudian selain itu dalam kawasan atau master plan yang dibuat di situ juga akan dibangun beberapa gudang. Untuk itu dari dinas terkait lain yang program proritas membangun gudang mungkin dapat disinergikan agar pembuatan gudang bisa dalam satu kawasan.(iel)