SOFIFI-PM.com, Dalam rangka menunjang kebutuhan air pada pelaksanaan seleksi Tilawatil Qur’an ( STQ) Nasional  Oktober mendatang, Pemprov Malut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malut, telah menyiapkan sumur bor.

Kasie Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PUPR Malut, Ramdani Ali, kepada wartawan kemarin  menyampaikan pengeboran air masjid raya merupakan proyek multiyears sebagai penunjang STQ yang sementara dalam proses pekerjaan dengan nama paket Pembangunan Sistem penyediaan air minum (SPAM)  Jaringan Perpipaan di area Masjid Raya Sofifi.

Ramdani menyebutkan, ada dua kegiatan dalam  satu mata anggaran yaitu Pembangunan sumur bor dan pengadaan mesin genset, kedua proyek tersebut dengan anggaran sebesar 10.807.956.000,-.  “Yang utama untuk Pembangunan jaringan pipa air berupa mesin sumur bor saat ini dibangun dengan kedalaman 68 meter menggunakan mesin sumur bor atau summer sibel,”katanya.

Ramdani menjelaskan,  sistem kerjanya dimasukkan kedalam sumur bor melalui casing pipa kurang lebih kedalaman 48 meter dan 20 meter dari dasar sumur, dengan sistem gantung jika terdapat endapan didalam sumur tersebut. Meski begitu, sebelumnya untuk penentuan pengeboran atau pencarian titik air menggunakan metode geolistrik adalah metode mencari sumber air kemudian dari hasil analisa geolistrik menentukan titik di mana  sumber mata air itu berada. “Jadi pada saat geolistrik digunakan kita dapat dikedalaman 50-80 Kilo meter didapat ketebalan air kurang lebih 20-30 meter, Dimana mata air tersebut seperti sungai dibawah tanah karena memang debit airnya cukup besar,” jelasnya

Namun, antisipasi sarana air sendiri selain sumur buatan, SPAM PUPR juga pastikan sumber mata air dari Ampera tetap tersedia. Lanjut dia,  presentase bobot anggaran yang begitu besar, untuk pengadaan mesin genset dan pengadaan pipa air saat ini masih diangka 40 persen pekerjaan dan target Agustus mendatang sudah rampung.  “Karena sesuai Progres saat ini pengeboran air dan pemasangan mesin summer sigel sudah slesai, pihaknya sementara menunggu pengadaan mesin genset dari rekanan di mana pemesanannya dari surabaya yang sementara dalam proses pemesanan,”pungkasnya.(iel/red)