SOFIFI-PM.com, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menargetkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 tumbuh 6.31 persen, hal ini sampaikan Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba dalam pidato penyampaian Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2022 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Malut melalui sidang paripurna, Senin (26/7/2021)

Gubernur Malut menggunakanproyeksi indikator makro pembangunan Provinsi Maluku UtaraTahun 2022 dijelaskan bahwa, Indeks PembangunanManusia (IPM) ditargetkan pada angka 69.75 persen. Sedangkan tingkat kemiskinan ditargetkan sebesar 6.06 persen.Adapun tingkatpengangguran terbuka ditargetkansebesar 4.63 persen.

“Untuk laju pertumbuhan ekonomiditargetkan sebesar 6.31 persen. Selain itu, pendapatan perkapita ditargetkan sebesar 23.372 rupiah, dan Indeks Rasio Gini ditargetkan pada angka 0.308,”ungkapmya.

Lanjut Gubernur Malut dua periode itu menuturkan, pembangunan daerah tahun 2022, disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusatyang relevan dengan Tema Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022.

”Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”. Hal ini relevan dengan arah kebijakanpembangunan ProvinsiMaluku Utara Tahun 2022 yaitu ‘Meningkatkan Pemerataan Dan Daya Saing Wilayah Untuk PertumbuhanBerkualitas’.

Prioritas pembangunan daerah tahun2022 yang disampaikan Gubernur Malut yakni prioritas 1, Peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia; Prioritas 2, Infrastruktur dan daya saing Wilayah;Prioritas 3,kemandirian dan daya saing Ekonomi; Prioritas 4, peningkatan ketahanan bencana dan perubahan Iklim; prioritas 5, peningkatan harmoni sosial dan kondusifitas Wilayah; dan prioritas 6, pemantapan pata kelola pemerintahan.(iel/red)