SOFIFI-PM.com, Surat permintaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba (AGK) terkait pinjam pakai armada bus penunjang pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional di Sofifi pada 16-25 Oktober mendatang disetujui oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub-RI).

Namun, Kemenhub hanya dapat menyanggupi 20 unit bus berkapasitas 15 tempat duduk penumpang dipinjamkan ke Pemprov Malut dalam rangka transportasi darat dalam pelaksanaan STQ Nasional di Sofifi pada Oktober 2021 mendatang.

Persetujuan berdasarkan surat balasan Nomor: UM.302/12/7/DJPD/2021 menindaklanjuti surat dari gubernur dengan nomor:042/1409/G tanggal 25 Juli 2021 perihal permintaan penambahan bus dalam mendukung kegiatan STQ Nasional di Kota Sofifi, Provinsi Malut.

Dalam surat yang ditandatangani oleh, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Direktur Angkutan Jalan, Ahmad Yani tersebut hanya menyanggupi 20 armada bus dari 45 permintaan awal Pemprov Malut untuk kegiatan STQ. “Permintaan awal ada 45, tapi hanya disanggupi 20 bus dari Kemenhub di Jakarta,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Malut, Armin Zakaria saat dikonfrimasi wartawan kemarin.

Armin menjelaskan, 20 armada yang disanggupi Kemenhub untuk menunjang kegiatan STQ tersebut merupakan bus mikro (Hi-Ace) dengan 15 tempat duduk dengan jangka waktu selama 16 hari pelaksanaan.

Menurutnya, pengurangan bus dari permintaan Pemprov tersebut mengalami refocusing terkait penaganan Covid-19 dan penundaan kegiatan sail Tidore dari tahun 2021 ke tahun 2022 mendatang.”Awalnya memang ada bantuan 20 unit bus untuk sail Tidore dan 20 unit lagi untuk STQ, tapi sail Tidore dibatalkan untuk tahun depan makanya untuk STQ yang disetujui hanya 20 unit saja,” jelasnya.

Lanjut mantan juru bicara Gubernur Malut itu mengaku jika hanya 20 unit Bus ini, belum cukup untuk melayani para kafilah dari 34 provinsi di Indonesia, sehingga pihak berencana akan menyewah Bus dari Sulawesi. “Di Sulawesi itu ada perusahaan operator (PO) bus makanya kemungkinan akan digeser dari sana,,”katanya

Armin, dalam kesempatan tersebut juga mengemukakan, untuk armada tranportasi laut sudah hampir selesai karena sudah ada satu kapal cepat yang disiapkan beserta dengan kurang lebih 25 armada Speedboat. “Kapal laut dan speedboat ini nantinya akan mobile dari Ternate ke Sofifi atau bahkan sebaliknya dari Sofifi ke Ternate,” pungkasnya.(iel/red)