WEDA-pm.com, Tumpukan masalah di Kecamatan Pulau Gebe, Halmahera Tengah (Halteng) bukan hanya pada kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang legal maupun tidak berizin, tapi juga akses penghubung telekomunikasi seperti tower 4G.

Infrastruktur jaringan seperti tower 4G tidak efektif berfungsi di wilayah Pulau Gebe mendapat kritikan pedas dari aktivis Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI).

Anggota DPC GMNI Kota Ternate, Sunardi Jafar menilai DPRD Pemda Halteng tidak serius memperhatikan kebutuhan jaringan di Kecamatan Gebe, padahal internet menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat berkomunikasi.

“Mencermati sikon jaringan 4G di Gebe sungguh sangat disayangkan. Ini sudah berlarut-larut kok jaringan selalu bermasalah atau hilang jaringan dengan kalkulasi waktu 1-5 setiap hari,” ungkapnya, Sabtu (16/9/2023).

Ia juga menyoal peran OPD terkait dalam hal in Diskominfo Halteng, karena bukan hanya jaringan internet, warga di Gebe pun kesusahan mengakses jaringan telepon, karena sering hilang timbul.

“Pemakaian jaringan telepon dan internet untuk komunikasi dan informasi di Gebe saat ini tidak efektif, tentunya sangat meresahkan warga,” bebernya.

Sunardi meminta terutama kepada DPRD bisa menyuarakan kendala jaringan 4G di Gebe dapat diperhatika sepenuhnya oleh Pemda Halteng.