poskomalut.com
baner header

Anggaran STQ Nasional di Sofifi Dirancang Rp 40 Miliar

SOFIFI-PM.com, Panitia lokal mulai menyusun program dan kebutuhan masing-masing satuan kerja perangkat daerah pelaksanaan STQ Nasional yang dipusatkan di Sofifi tahun depan. Anggaran STQ Nasional yang dirancang panitia lokal diperkirakan Rp 40 miliar.

Ketua panitia Salmin Janidi mengatakan, penyusunan anggaran, program dan kebutuhan STQ Nasional ini sesuai dengan SK menteri agama nomor: 441/2020 tentang penetapan Provinsi Maluku Utara sebagai tempat penyelenggaraan STQ Nasional tahun 2021. “Jadi paitia yang menyusun rencana penyelenggaraan STQ di Malut,” katanya.

Salmin, yang juga Kepala Bappeda Malut ini mengaku, selaku panitia baru menyelesaikan struktur kepanitiaan hubungan dengan para Instansi diluar  Pemda. Tentunya butuh masukan maupun usulan dari teman- teman instansi vertikal yang lain agar sinergi antara panitia  di Pemda dan diluar Pemda.

Dikatakan, Pelaksanaan STQ tetap fokus di Sofifi sebagai  ibu kota Provinsi Malut karena ini merupakan salah satu iven nasional  yang sangat bergengsi, dimana 34 Provinsi termasuk Malut.

Oleh karena itu, rapat ini pihaknya meminta usulan Proyeksi kebutuhan masing- masing bidang kaitan dengan yang akan menjadi integratif penyelenggaran STQ ini. Disebutkan, untuk anggaran pengajuan masing- masing bidang sifatnya global yang sudah terinci namun masih global karena  itu nanti dikehendaki agar diakamodir di  perubahan APBD 2020 dan juga APBD 2021.

Meski begitu, anggaran Rp 40 miliar tersebut melekat di perangkat daerah masing – masing yang berkaitan dengan tugas dan fungsi (TUSI) masing- masing. “Jadi ada yang melekat di SKPD berdasarkan TUSI, misalnya soal mobil transportasi ada di Dinas Perhubungan, jadi global itu bukan ansih panitia tapi panitia memfasilitasi untuk mereka mengajukan berdasarkan TUSI masing- masing SKPD,” jelasnya.

Menurutnya, untuk angggaran masing- masing SKPD bervariasi, ada yang Rp 10  miliar, ada yang Rp 11 miliar tergantung kesulitan pengurusan masing- masing bidang sehingga belum bisa dirinci satu persatu karena nanti di review oleh  tim penganggaran. Kalau sudah oke dan menjadi usulan ke Tim anggaran  Pemerintah daerah dan Banggar DPRD  disetujui maka itu yang akan menjadi  anggaran dalam penyelenggaraan STQ. “Untuk hotel persiapan menginap Presiden masih dipersiapkan Grand Sahid Hotel karena untuk Hotel berbintang kelas presiden di Ternate hanya Grand Sahid,” pungkasnya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: