Diduga Tilep ADD, Bupati Halut Berhentikan Sementara Empat Kades

Ilustrasi Korupsi

TOBELO-pm.com, Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery memberhentikan sementara Empat kepala desa. Pemberhentian itu sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Halut yang dikeluarkan pada 08 Mei 2023 lalu.

Pemberhentian itu diambil bupati lantaran empat kepala desa tersebut tersangkut perkara dugaan korupsi anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Empat pucuk pimpinan tersebut yakni Desa Gorua, Luari, Tobelo Utara, Desa Cera, Loloda Kepulauan, dan Desa Toweka, Galela.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Utara, Naftali Gita mengatakan, setelah pemberhentian tersebut langsung ditunjuk Plt untuk mengisi kekosongan kepala desa.

“Gorua dan Luari sudah dilantik Plt Kades untuk mengisi kekosongan. Untuk Desa Cera, Toweka, nanti menyusu,”jelasnya, Jumat (12/05/2023).

Dirinya mengaku sesalkan tindakan para kades yang diduga menilep DD dan ADD. Padahal pemerintah daerah sudah sering melakukan sosialisasi dan pembinaan soal penggunaan dana desa.

“Tapi Empat kepala desa ini malah melakukan dugaan korupsi,” sesalnya.

Lanjutnya, setelah investigasi atau pemeriksan secara detail, dan ternyata tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan keuangan, maka bupati dengan kewenangannya akan mengaktifkan kembali para kepala desa yang dinonaktifkan sementara.

Komentar

Loading...