Dikecam Warganet Gegara Story WhastApp, Oknum Dosen Minta Maaf

Story WhastApp Anca Nardiansyah yang menuai kecaman dari warga net.

TERNATE- PM.com, Oknum Dosen Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) sekaligus mantan juru kampanye tim pemenang M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman yakni Anca Nurdiyansyah telah megklarifikasi terkait dengan status WhastApp yang viral di media sosial.

"Kalian harus ganti yang sudah kalian rusak. Atau kaluar dari Kotaku Ternate. Kalian cuma sampah di sini bang***," tulisanya di stori WA.

"Kalian bilang DPR ban*** DPR ***an. Padahal kalian lebih **** dan lebih ban***,".

Sontak, cuitan tersebut dikecam warganet, lantaran bahasa yang dinilai tak sepatutnya dituliskan seorang dosen dan sebagai juru kampanye salah satu pasangan calon wali kota di Ternate.

Tidak hanya itu, unggahan tersebut dinilai bernada rasisme kepada mahasiswa yang melakukan aksi penolakan Omnibus Law di depan Kantor Wali Kota Ternate, Kamis (8/10/20) kemarin. Hal ini tentu menyingung sebagian orang, lantas, cuitan tersebut menjadi bulan-bulanan di media sosial baik itu, Facebook, WhasttApp dan Instagram.

Selang beberapa waktu setelah statusnya viral dan dikecam warganet, Anca Nurdiansyah kemudian menyampaikan klarifikasi yang menyebutkan status tersebut ditujukan kepada ponakan perempuan dan beberapa temannya yang sejak pagi ngotot ikut aksi.

Kepada mereka, Anca bilang, demo akan menjadi anarkis dan usulan beasiswa untuk ponakannya dan rekan-rekannya akan gagal. Dengan begitu, mereka akan jadi sampah dan tidak berguna, jadi lebih baik keluar saja dari Ternate.

“Kata-kata di dalam postingan itu semua ditujukan kepada mereka sebagaimana ancaman saya sejak pagi hari. Saya mohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersinggung dengan kata-kata saya tersebut,” tulis Anca. (Ris/red)

Komentar

Loading...