poskomalut.com
baner header

Gubernur : 12 Rute Baru Untuk Tingkatkan Tarif Hidup Masyarakat

SOFIFI-PM.com, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba mengusulkan 12 rute atau lintasan baru ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk  kapal ferry dan kapal perintis tahun 2020 mendatang.

Dua belas lintasan baru itu adalah Sanana-Mangole, Tobelo-Pulau Doi Loloda Kepulauan, Kupal-Bajo, Kupal-Jikohai Obi Barat, Jikohai-Kawasi pulau Obi, Babang-Bitung, Weda-Patani, Patani-Gebe, Ternate-Gita, Sofifi-Bitung, dan Rute Morotai-Bitung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Malut Armin Zakaria mengatakan, 12 lintasan baru yang usulkan Gubernur Malut ini, karena melihat karakteristik wilayah Provinsi Maluku Utara yang merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 805 pulau besar dan kecil, sekitar 82 pulau yang dihuni dan 723 pulau yang belum dihuni, masih sangat membutuhkan lintas angkutan penyeberangan khususnya lintas penyeberangan perintis,  dalam rangka meningkatkan akseibilitas dan konektivitas untuk mendukung mobilitas masyarakat Maluku Utara.

“Saat ini, di Provinsi Maluku Utara hanya 15  lintas penyeberangan perintis dengan asal dan tujuan di 10 Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Maluku Utara. Padahal karakteristik  Malut merupakan daerah kepulauan. Untuk itu, gubernur mengusulkan 12 lintasan baru,” katanya.

Penambahan lintasan pada 2020 ini,  diharapkan dapat meningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat, pemerataan pembangunan, menghubungkan wilayah terpencil yang belum berkembang dengan daerah yang sudah berkembang, serta menunjang pengembangan kawasan pariwisata di Provinsi Malut. ”Ini bertujuan membangun asesibilitas dan konektifitas antara pulau pulau yang berada di wilayah Malut dan menghubungkan dan memperlancar arus trasportasi penumpang maupun barang dengan Manado-Bitung,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap  dengan adanya lintasan feri dan kapal perintis baru nanti, dapat meningkatkan arus penyeberangan kendaraan dan barang, sehingga mempercepat pertumbuhan perekonomian di daerah, terutama daeah atau pulau pulau yang masih terisolir dan belum terjangkau oleh tranportasi, baik feri maupin kapal perintis. (iel/red)

 Artikel ini sudah diterbitkan di SKH Posko Malut, edisi Selasa 08 Oktober 2019, dengan judul ‘Gubernur Malut Usul 12 Rute Baru’

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: