SOFIFI-PM.com, Kesongan jabatan Bupati, wakil bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) sangat berdampak pada jalannya roda pemerintahan. Hal ini mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku Utara Kuntu Daud. Politisi PDIP Malut itu lantas mendesak Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK)  segera mengisi Pj Bupati Haltim.

Kuntu mengaku, Kabupaten Halmahera Timur salah satu daerah yang melaksanakan pilkada serentak di tahun 2020. Peran pemerintah daerah sangat penting, terutama  dukungan anggaran terhadap penyelenggara Pilkada. ”Peran Pemerintah daerah atas terlaksananya. Pilkada serentak ini sangat penting terutama dukungan anggaran, tapi posisi Pemda Haltim saat ini terjadi kesongan jabatan, makanya sangat berdampak,” katanya.

Lanjut Kuntu, bahwa sampai saat ini pencairan anggaran penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu belum capai 100 persen. Untuk itu Gubernur Malut segera isi Pj bupati agar kegiatan pemerintahan berjalan normal. ”Gubernur harus bertanggungjawab jawab jalannya roda pemerintahan dan Pemda Haltim serta tanggungjawab jalannya pilkada disana maka dari itu segera usulkan Pj bupati,”desaknya.

Kuntu juga mengingatkan pada Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba agar mengusulkan Pj bupati Haltim itu harus yang netral, tidak punya kepentingan pada paslon tertentu. ”Pejabat Pemprov yang diusulkan itu jadi Pj Bupati itu harus netral,” harapnya. (iel/red)